Vaksin Covid-19 Buatan NTB

Mohammad Rizki (Suara NTB/nas)

TIM peneliti dari Univeraitas Mataram (Unram) dan Laboratorium Hepatika telah masuk tahap pengembangan bahan baku kandidat vaksin Covid-19. Kandidat vaksin Covid-19 buatan NTB tersebut ditargetkan masuk tahap uji coba pada hewan dan manusia pada 2022 mendatang.

“Sekarang kita sedang mengembangkan bahan bakunya. Rencananya kita bukan menggunakan virus utuh. Tetapi menggunakan protein yang spesifik memicu antibodi tertentu,” kata Anggota Tim Peneliti, Mohammad Rizki dikonfirmasi di Mataram, Senin, 22 November 2021.

Iklan

Rizki menjelaskan tim peneliti sedang menanam sel yang diharapkan dapat menghasilkan protein sebagai bahan baku vaksin Covid-19. Protein yang dihasilkan itulah yang digunakan untuk memicu antibodi di dalam tubuh.

“Ini tahap produksi bahan baku dulu. Nanti diuji coba pada hewan apakah bisa memunculkan antibodi. Kalau sudah bisa di hewan,  baru diuji coba di manusia. Ini tahap pertama dari lima tahap,” jelasnya.

Wakil Direktur Penelitian dan SDM Rumah Sakit (RS) Unram ini menjelaskan vaksin Covid-19 yang sedang dikembangkan ini berbeda dengan vaksin lain menggunakan virus utuh yang dimatikan. Vaksin yang sedang dikembangkan NTB ini menggunakan protein sub unit.

“Karena bukan virus utuh, lebih ringkas dan sederhana. Kita hanya memicu yang dibutuhkan saja. Kalau virus utuh, semuanya protein virus ada di situ. Kalau yang ini, kita memilih protein yang mana untuk memicu antibodi di dalam tubuh,” terangnya.

Dengan menggunakan protein sub unit, maka akan lebih murah dan efek sampingnya lebih rendah. Setelah pengembangan bahan baku, Rizki mengatakan uji coba pada hewan dan manusia akan dilakukan tahun depan.

Untuk tahap uji coba ini, kata Rizki membutuhkan waktu sekitar enam bulan. Setelah uji coba berhasil, baru dilanjutkan tahap berikutnya yaitu uji klinis dan produksi massal.

Sebelumnya, Unram bersama Laboratorium Hepatika telah mampu menghasilkan rapid test antigen untuk mendeteksi Covid-19. Dengan fasilitasi Pemprov, antigen buatan NTB ini akan diproduksi massal dengan ditandatanginya kerja sama dengan BUMN PT. Indofarma.  (nas)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional