Usung Semangat Berbagi, Lombok Astoria Bagikan Ratusan Paket Sahur

Manajemen Lombok Astoria bersama Dinas Kominfotik NTB di sela kegiatan pembagian 300 paket sahur untuk masyarakat melalui program Grebek Sahur, Minggu, 9 Mei 2021 sekitar pukul 02.00 dini hari.(Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Di tengah pandemi coronavirus disease (Covid-19) yang melanda, kebersamaan menjadi hal penting untuk dapat saling mendukung. Untuk itu, Lombok Astoria Hotel bersama Dinas Kominfotik NTB menyiapkan pembagian 300 paket sahur untuk masyarakat melalui program Grebek Sahur.

General Manager Lombok Astoria, Saeno Kunto menyebut program tersebut merupakan salah satu cara pihaknya menyampaikan rasa syukur. “Kami ingin menumbuhkan kesadaran dan keikhlasan berbagi. Semoga ini bisa mengetuk hati tentang pentingnya kebersamaan di masa pandemi ini. Karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain,” ujarnya saat ditemui Suara NTB, Sabtu, 9 Mei 2021.

Iklan

Grebek Sahur sendiri dilaksanakan pada Minggu, 9 Mei 2021 sekitar pukul 02.00 dini hari. Rute pembagian paket sahur tersebut akan dimulai dari Hotel Lombok Astoria yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman Rembiga Kecamatan Selaparang. Kemudian bergerak ke daerah Bertais dan Cakranegara, kawasan Ampenan dan berakhir di Islamic Center Hubbul Wathan Mataram.

“Ini kita peruntukkan bagi warga yang kurang mampu atau masih beraktivitas di jalan; seperti Petugas Keamanan, Petugas Kebersihan, Pedagang, dan lain-lain. Agar semua merasakan indahnya berbagi, dan nikmatnya bersyukur ada karunia, rezeki, dan kesehatan yang diberikan tuhan,” jelasnya.

Selama pandemi Covid-19 berlangsung, Lombok Astoria hotel memang menjadi salah satu usaha bidang perhotelan yang bertahan. Terutama karena komitmen manajemen dan seluruh tim kerja dari hotel bintang empat tersebut untuk memaksimalkan penerapan protokol kesehatan dan meningkatkan pelayanan sesuai kondisi.

“Alhamdulillah selama pandemi kami bisa produktif dan bertahan,” ujar Saeno. Diterangkan, pada kuartal pertama 2021 pihaknya menutup okupansi pada posisi 55 persen. “Sekitar 99-100 kamar di Lombok Astoria terisi setiap harinya. Kami berterima kasih pada pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat NTB secara umum yang telah percaya dan memilih Lombok Astoria selama pandemi,” sambungnya.

Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan tamu dari potensi penularan virus, Lombok Astoria telah mengikuti dan mendapatkan sertifikasi CHSE (cleanliness, health, safety, environment) baik dari Kementerian Pariwisata maupun Dinas Pariwisata NTB. Selain itu, sebanyak 110 karyawan juga mengikuti kegiatan tes usap massal yang difasilitasi manajemen hotel pada 9 Mei 2021.

“Itu baik yang pegawai kontrak maupun daily worker. Seluruh karyawan juga sudah mengikuti vaksinasi Covid-19,” ujar Saeno. Menurutnya proteksi dasar bagi tamu selama kondisi pandemi ini adalah hal utama yang perlu diperhatikan. “Antara lain kami mengikuti protokol seperti pengecekan suhu badan, mencuci tangan, sanitasi seluruh area publik. Ini bukan hanya untuk tamu, melainkan juga untuk semua karyawan,” jelasnya.

Proteksi yang diberikan oleh hotel juga menjadi alasan utama pelanggan tetap memilih Lombok Astoria. Dicontohkan Saeno seperti penjualan paket buka bersama Kampung Ramadhan yang mendapatkan respon positif dari pelanggan.

“Untuk bukber kami punya paket Rp100 ribu all you can eat baik di restoran, poolside, atau roof garden. Sampai 6 Mei kemarin ini terjual 5.079 paket dengan rata-rata 250 paket per hari. Beberapa kali kami harus menutup pemesanan untuk memastikan prokes tetap berjalan, sehingga tidak mengurangi kualitas pelayanan,” ungkapnya.

Menyikapi hal tersebut, pihaknya juga menyiapkan program berbagi bingkisan untuk 73 orang karyawan non-kontrak dan magang sebagai bentuk rasa syukur. Termasuk program Jumat Berkah dengan pembagian 50-100 paket nasi bungkus bagi masyarakat sekitar hotel.

“Kami ingin berbagi ke mereka, supaya sama-sama bisa menikmati karunia yang diberikan tuhan kepada kita,” jelas Saeno.

Selain itu, disiapkan juga penawaran khusus dengan paket Dendeq Mudik bagi warga Kota Mataram dan NTB secara umum yang berencana menghabiskan libur panjang Idul Fitri tanpa mudik. Paket tersebut sekaligus diharapkan mendukung pemerintah untuk upaya pencegahan penularan Covid-19.

“Kami menyiapkan paket ini untuk pelanggan bisa menginap antara 13 Mei – 1 Juni 2021. Kami ingin pelanggan yang menginap di Lombok Astoria merasa senang dan meningkat imunitasnya setelah mendapatkan pelayanan yang lengkap. Sehingga potensi terpapar virus juga bisa diminimalisir,” jelas Saeno.

Dalam paket Dendeq Mudik sendiri diberikan beberapa penawaran. Antara lain item terpilih untuk makanan dan minuman bagi tamu, berbagai aktivitas kolam renang bagi anak-anak, serta fasilitas check-in lebih awal dan late check-out. (bay)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional