Usulan Ulang Formasi CPNS NTB 2018, Kemen PANRB Beri Waktu Hingga Rabu

Mataram (Suara NTB) – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB) kembali memberikan tenggat waktu kepada Pemprov NTB dan 10 Pemda kabupaten/kota menyampaikan usulan ulang formasi CPNS 2018. Kemen PANRB memberikan tenggat kepada seluruh Pemda di NTB sampai Rabu, 23 Mei 2018.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Drs. H. Fathurahman, M. Si ketika dikonfirmasi di Kantor Gubernur, Senin, 21 Mei 2018 siang. “Kita diberikan tenggat waktu sampai Rabu besok untuk penyampaian terakhir kaitan dengan usulan formasi CPNS 2018,” ujarnya.

Iklan

Berdasarkan informasi dari Kemen PANRB yang ditujukan kepada BKD seluruh Indonesia. Bahwa usulan formasi CPNS 2018 menggunakan standar batas usia pensiun (BUP). Jika ada Pemda yang mengusulkan formasi tambahan di luar PNS yang memasuki usia pensiun sampai 2018, maka masih boleh diusulkan dengan catatan.

Fathurahman yang didampingi Kepala Bidang Mutasi BKD NTB, H. Wahibullah, S. IP mengatakan, sampai akhir pekan kemarin sebenarnya sudah ada dua kabupaten yang menyampaikan usulan formasi CPNS ke provinsi, yakni Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dan Kabupaten Bima.

Hanya, usulan KSB dan Bima tersebut belum sesuai dengan format yang diberikan Kemen PANRB. Sehingga, Pemprov meminta KSB dan Bima memperbaiki kembali usulan ulang formasi CPNS 2018. Nantinya, usulan dari kabupaten/kota akan disampaikan bersamaan dengan usulan formasi  CPNS Pemprov NTB ke Kemen PANRB.

Mengenai jumlah PNS Pemprov yang pensiun sejak 2014 sampai 2018, Fathurahman  menyebutkan sebanyak 1.165 orang. Untuk data jumlah PNS yang pensiun dari kabupaten/kota, pihaknya belum mendapatkan angka pasti.

Awalnya, Pemprov mengusulkan sebanyak 700 formasi CPNS 2018 dan telah disampaikan ke Kemen PANRB. Namun, Kemen PANRB kembali meminta pemda untuk membuat usulan ulang disesuaikan dnegan jumlah PNS yang pensiun. Dengan perubahan ini, kata Fathurahman maka kuota CPNS yang diperoleh Pemprov akan bertambah.

“Tetap usulan itu, variasi dengan rasio belanja pegawai 700 orang. Dengan BUP ada 1.165 orang. Jadi, tetap kita melakukan  pengusulan seperti itu. Mana yang mau dipenuhi, dengan BUP silakan, kalaupun seribu pegawai  kita siap,” ujarnya.

Seperti diketahui, pada Februari  lalu, Pemprov NTB dan sembilan kabupaten/kota telah mengajukan usulan formasi CPNS ke PANRB sebanyak 20.491 formasi. Dari sebelas entitas pemerintahan di NTB, hanya Pemda Dompu yang belum mengajukan usulan CPNS 2018 pada waktu itu. Usulan formasi tersebut berdasarkan Analisis Beban Kerja (ABK) dan Analisis Jabatan (Anjab).

Dengan rincian, Pemprov NTB sebanyak 5.554 formasi, Kota Mataram 250 formasi, Lombok Barat 1.800 formasi, Lombok Utara 578 formasi. Selanjutnya, Lombok Tengah 3.198 formasi, Lombok Timur 4.992 formasi, Sumbawa Barat 737 formasi, Kota Bima 273 formasi, Kabupaten Bima 1.798 formasi dan Sumbawa 1.311 formasi. (nas)