Usulan Pemberhentian Bupati/Wabup Sumbawa Diparipurnakan

Rapat paripurna DPRD Sumbawa tentang usulan Pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa dari jabatannya, Senin, 25 Januari 2021. (Suara NTB/ist)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – DPRD Sumbawa menggelar rapat paripurna Pengumuman Usulan Pemberhentian Bupati/Wakil Bupati Sumbawa Masa Jabatan 2016-2021, Senin, 25 Januari 2021. Bupati H. M. Husni Djibril B.Sc yang diwakili Wakil Bupati, Drs. H. Mahmud Abdullah pun menyampaikan sejumlah hal.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Sumbawa, Abdul Rafiq didampingi pimpinan DPRD lainnya. Sementara Surat Keputusan Usulan Pemberhentian Bupati/Wakil Bupati Sumbawa Masa Jabatan 2016-2021, yang akan berakhir pada tanggal 17 Februari 2021, dibacakan Sekretaris Dewan, H. Amri, S.Sos., M.Si.

Iklan

Rafiq atas nama Pimpinan dan Anggota DPRD Sumbawa serta seluruh masyarakat Kabupaten Sumbawa menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bupati Sumbawa, H. M. Husni Djibril dan Wakil Bupati H Mahmud Abdullah atas dedikasi, pengabdian dan kontribusinya yang telah menjalankan kepemimpinannya selama lima tahun hingga 16 Februari mendatang.

Dalam sambutannya, Drs. H. Mahmud Abdullah bersyukur, sampai dengan akhir masa jabatan, Visi Kabupaten Sumbawa 2016-2021, yaitu “Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Sumbawa yang Mandiri, Berdaya Saing dan Berkepribadian Berlandaskan Semangat Gotong Royong”, telah mampu terimplementasi secara baik dalam berbagai kebijakan dan program pembangunan. Dikatakan, lima tahun telah berlalu, berbagai penghargaan atas prestasi pembangunan telah diraih. Berbagai indikator statistik kemajuan pembangunan telah tercapai.  Termasuk semarak pembangunan infrastruktur publik telah mampu terwujudkan.

Dalam hal pengelolaan keuangan daerah, sebutnya, secara berturut-turut untuk kedelapan kalinya, Pemkab Sumbawa mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Yang berarti setiap rupiah uang rakyat yang tertuang dalam APBD, telah digunakan sesuai dengan tanggung jawab, aturan yang berlaku. Serta dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat. Sementara dalam hal kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah, H Mo menyampaikan, Pemkab telah menerima penghargaan dari Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, atas prestasi penyelenggaraan pemerintahan daerah dengan predikat kinerja sangat tinggi, berdasarkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) tahun 2018 tahun anggaran 2019.

Bahkan dari aspek akuntabilitas kinerja pemerintah, paparnya, akuntabilitas kinerja Pemkab Sumbawa berhasil memperoleh peningkatan nilai, dari predikat CC pada tahun 2016 dan 2017, menjadi predikat B untuk kedua kalinya di tahun 2019. “Atas prestasi tersebut, Kabupaten Sumbawa menerima penghargaan “Sakip Award 2019” pada bulan Januari 2020 lalu,”tambahnya.

Lebih jauh disampaikan, hal lain yang tidak kalah membanggakan yaitu ditetapkannya Kabupaten Sumbawa sebagai daerah yang sudah terentaskan dari status daerah tertinggal bersama 64 daerah lainnya. Begitu juga dengan berbagai macam program untuk masyarakat miskin yang telah dikucurkan, tingkat kemiskinan di Kabupaten Sumbawa dalam kurun waktu 5 tahun terakhir (2016-2020), mengalami penurunan yang cukup signifikan, yakni dari 16,12% atau 71.660 jiwa pada tahun 2016 menjadi 13,65% atau 62.880 jiwa pada tahun 2020, jelasnya. “Ini artinya, sebanyak 8.780 orang miskin telah dapat kita tangani dan sudah terentaskan dari status penduduk miskin,”ungkap H Mo.

Selanjutnya, relokasi Rumah Sakit Umum Daerah yang sudah sejak lama menjadi wacana sudah terealisasi.Pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas juga menjadi komitmen yang telah diikhtiarkan. Untuk bidang ekonomi, pemerintah daerah telah melaksanakan program revitalisasi pasar untuk menghadirkan pasar rakyat yang lebih representatif, sebagai sentra pengembangan ekonomi kerakyatan. Sebut saja Pasar Brang Bara, Pasar Langam, Pasar Utan, dan yang terakhir Pasar Seketeng, sebagai satu-satunya pasar terbesar di Kabupaten Sumbawa, telah rampung pembangunannya, dan telah diresmikan tepat pada HUT Sumbawa sebagai kado istimewa dari pemerintahan Husni-Mo.

Terkait penanganan Covid-19, H. Mo juga menegaskan, Pemkab terus melalukan upaya-upaya terpadu dan sistematis dalam pencegahan dan penanganan Covid-19. Diakhir sambutan, Wabup menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf yang tulus kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Sumbawa, yang telah mendukung jalannya pemerintahan Husni-Mo. (arn)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional