Usulan DSP Rp304 Miliar

H. Sahdan (Suara NTB/dok)

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB masih menunggu jawaban dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) terkait usulan Dana Siap Pakai (DSP) sebesar Rp304 miliar untuk penanganan bencana yang terjadi di NTB di akhir bulan Desember 2021 lalu.

‘’Saya sudah komunikasikan dengan BNPB, tapi belum ada jawaban juga. Bahkan, tim saya masih di Jakarta sekarang untuk menanyakan masalah ini,’’ ujar Kepala BPBD NTB H. Sahdan, S.T., M.T., pada Suara NTB, Kamis, 13 Januari 2022.

Iklan

Dijelaskannya, pengusulan permintaan DSP ke pusat ini merupakan ikhtiar pemerintah daerah dalam menangani sejumlah infrastruktur, seperti jalan dan jembatan yang rusak akibat bencana Desember lalu. Meski demikian, pemerintah daerah juga berupaya mengambil langkah-langkah penanganan, seperti dari APBD juga sudah diupayakan, termasuk mengusulkan lewat Biaya Tidak Terduga (BTT)

Pihaknya juga meneruskan usulan  pemerintah daerah yang juga menyiapkan anggaran sebesar Rp29 miliar lebih ke Jakarta. Anggaran ini juga dialokasikan ke lokasi-lokasi yang terdampak bencana dan belum ada di APBD 2022.

Sementara usulan DSP sebesar Rp304 miliar akan dipergunakan untuk penanganan dampak banjir bandang di Lombok Barat (Lobar) dan Kota Bima yang terjadi akhir tahhun 2021 lalu. Untuk banjir Lombok Barat Rp104 miliar diusulkan ke BNPB. Sementara dampak banjir Kota Bima juga sudah diusulkan sebsar Rp200 miliar. Anggaran DSP yang diusulkan nantinya akan dipergunakan untuk pemenuhan logistik, perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan yang rusak. Serta perbaikan rumah warga yang rusak diterjang banjir bandang.  (ham)

Advertisement