Usai Ditutup, Suguhkan Konsep Kekinian

Inilah ruang terbuka untuk pengunjung kafe Meliwis Labuhan Haji yang kembali diizinkan beroperasi, Rabu, 4 Maret 2020. (Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) -Beroperasinya kembali dua kafe yang terletak di Pantai Labuhan Haji menjadi angin segar bagi masyarakat. Akan tetapi, kafe yang sebelumnya terkesan tertutup saat ini dikonsep kekinian dan menjadi tempat nongkrong favorit bagi semua kalangan.

Seperti diungkapkan Manager Kafe Meliwis, Baiq Ika Zuraidah, jika izin untuk kembali beroperasi sudah didapatkan dari Pemkab Lotim. Namun untuk Kafe Meliwis mulai beroperasi pada malam Minggu lalu dengan konsep yang sangat berbeda dari sebelumnya. Di mana, konsep saat ini layaknya seperti Kava Kafe di Selong yaitu berupa adanya alunan musik seperti akustik, DJ dan beberapa konsep lainnya yang bersifat kekinian.

Iklan

Bahkan dalam izin yang didapatkannya, Kafe Meliwis harus terbebas dari minuman keras (miras) serta adanya ruangan khusus. Ke depannya juga Kafe Meliwis akan direnovasi untuk dijadikan restoran. Apabila diizinkan, konsepnya seperti Doremi. Di samping itu, izin beroperasi pada malam hari hanya diberikan hingga pukul 24:00 wita. “Tamu sudah ada. Hanya saja belum ramai efek sekian lama tidak beroperasi,”jelasnya.

Sementara untuk jumlah pemandu lagu yang ada di Kafe Meliwis sebanyak 7 orang. Adapun untuk pekerja tetap di kafe tersebut sudah disertai BPJS ketenagakerjaan dan kesehatan dengan jumlah karyawan sebanyak 12 orang terdiri dari security, water, kasir dan koki dan pemberian gaji sesuai UMK. Sedangkan, untuk partner song (PS) dihitung per jam, di antaranya Rp60 ribu ke tamu, Rp45 ribu ke PS dan Rp15 ribu ke perusahaan.

Pihak dari Kafe Meliwis juga memastikan bahwa pekerja dan PS yang bekerja di lokasi tersebut rata-rata usia di atas umur yang dilengkapi dengan KTP yang masih aktif. “Kita menerima pekerja minimal usianya 19 tahun,” terangnya.

Sebelumnya, Pemkab Lombok Timur (Lotim) di bawah kepemimpinan Bupati, H. M. Sukiman Azmy.,MM dan Wakil Bupati, H. Rumaksi Sjamsuddin, SH, kembali memberi izin kafe di Labuhan Haji beroperasi. Izin tersebut berdasarkan surat yang dikeluarkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP) Lotim, Nomor 503/31/PM/2020. Kafe yang diizinkan kembali beroperasi itu, yakni Kafe Diamond dan Kafe Meliwis yang terletak di Pantai Labuhan Haji.

Bupati Lombok Timur (Lotim), H. M. Sukiman Azmy, mengatakan, diizinkannya dua kafe tersebut untuk beroperasi disertai beragam syarat yang ditetapkan oleh pemerintah daerah. Artinya kafe tersebut tidak lagi diperkenankan melakukan aktivitas seperti terdahulu yang dapat mengganggu ketertiban umum dan sumber maksiat. Bupati mengancam akan mencabut dan menutup secara permanen apabila ada kafe yang melakukan aktivitas seperti sebelumnya. (yon)