Urai Persoalan Aset Bermasalah, DPRD Loteng akan Bentuk Pansus Aset

Ketua Komisi IV DPRD Loteng, H. Ahmad Supli, mengecek kondisi Pasar Buah Modern Pancor Dao yang terbengkalai. DPRD Loteng berencana membentuk pansus untuk mengurai persoalan aset di daerah ini.  (Suara NTB/kir)

Praya (Suara NTB) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Tengah (Loteng) berencana untuk membentuk Panitia Khusus (Pansus) aset pada tahun ini. Hal ini sebagai salah satu upaya dalam mengurai berbagai persoalan aset daerah yang diduga banyak bermasalah. Mulai dari keberadaan yang tidak jelas hingga pemanfaatan yang tidak mendatangkan manfaat.

Sebagai langkah awal, Komisi IV DPRD Loteng, Kamis, 25 Februari 2021, mulai turun mengecek kondisi beberapa aset daerah yang disinyalir bermasalah. Seperti pasar buah modern yang ada di Dusun Pancor Dao Desa Aik Darek Kecamatan Batukliang. “Kita (DPRD Loteng) ada rencana membentuk Pansus Aset. Jadi kita perlu turun mengecek kondisi aset-aset daerah yang disinyalir bermasalah,” sebut Ketua Komisi IV DPRD Loteng, H. Ahmad Supli, S.H.

Iklan

Ia mengatakan, Pasar Buah Modern Pancor Dao selesai dibangun pada tahun 2012 silam. Pembangunan pasar tersebut menurut informasi awal merupakan hasil kerjasama antara Pemkab Loteng dengan lembaga pembiayaan dari Jepang. Namun sejak selesai dibangun sampai sekarang, pasar buah modern Pancor Dao tidak kunjung dimanfaatkan.

Supli mengatakan, berbagai macam persoalan yang dihadapi terkait aset daerah ini. Mulai soal data aset yang dinilai belum valid sampai ketidakjelasan posisi dan keberadaan aset itu sendiri. Bahkan sampai ada aset yang diduga hilang mau digugat oleh masyarakat.

Politisi asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menjelaskan, kepastian soal aset daerah tersebut, karena itu berkaitan dengan potensi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dalam arti, jika data aset, posisi dan keberadaanya jelas itu bisa menjadi dasar dalam penentuan target PAD, sehingga wajar kalau capaian PAD dari hasil pengelolaan aset daerah tidak bisa maksimal selama ini. Karena memang masih banyak persoalan di dalamnya.

Kapan Pansus Aset akan dibentuk, anggota DPRD Loteng dua periode ini mengaku usulan sudah masuk dan, ditargetkan Pansus Aset sudah terbentuk dan mulai bekerja pada masa persidangan tahun ini. Mengingat pentingnya terkait pengelolaan aset daerah tersebut.

“Jangan sampai banyak aset daerah dibangun dengan anggaran daerah. Namun tidak bisa dimanfaatkan. Sehingga kesannya hanya menghabiskan anggaran daerah. Apalagi kalau sampai hilang dan rusak, jelas daerah sangat rugi,” pungkas Supli. (kir)

Advertisement filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional