UPT Perpustakaan Ummat Tingkatkan Layanan

Peresmian penggunaan gedung Perpustakaan secara simbolis yang dilakukan oleh rektor Ummat beserta keluarga Lalu Mudjitahid.(Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Universitas Muhammadiyah Mataram (Ummat) terus meningkatkan fasilitas bagi mahasiswa dan para dosennya. Terlebih setelah Ummat meresmikan penggunaan gedung Perpustakaan H. Lalu Mudjitahid sebagai nama perpustakaan kampus.

Pemberian nama gedung H. Lalu Mudjitahid karena sosok Lalu Mudjitahid merupakan ketua Badan Pembina Harian (BPH) Ummat  yang pertama dan menjabat untuk waktu yang lama. Nama beliau pun diangkat menjadi nama perpustakaan untuk mengenang jasanya kepada Ummat.

Iklan

Rektor Ummat, Dr. H. Arsyad Abd Gani, M.Pd., menjelaskan proses pemberian nama gedung perpustakaan. Disebutkan, para pimpinan universitas sepakat untuk mengangkat nama beliau karena di samping jasanya, beliau merupakan seorang tokoh Muhammadiyah lokal yang sangat melek akan literasi.

“Maka dari itu, setelah ini UPT Perpustakaan Ummat akan menerbitkan sejarah tentang Ummat agar semua tahu sejarah tentang kampusnya,” jelas Arsyad Gani.

Kepala UPT Perpustakaan, Iskandar, S.Sos, MA., menjelaskan bahwa gedung perpustakaan yang baru mempunyai fasilitas-fasilitas yang lebih unggul dibanding perpustakaan yang lama. Saat ini, UPT Perpustakaan Ummat telah mengembangkan perpustakaan digital yang tidak hanya berisi buku-buku namun juga karya ilmiah mahasiswa dan dosen.

Menurutnya inovasi teknologi sangat dibutuhkan khususnya dalam masa pandemi ini. Sehingga peluncuran perpustakaan digital jadi keharusan. Dengan adanya digitalisasi buku koleksi perpustakaan, pengunjung yang berhalangan ke perpustakaan dapat mengakses lewat rumah masing-masing.

“Bahkan perpustakaan digital kami sudah dapat di-download di Play Store dan sudah tersambung dengan Google Scholar dan Rama Dikti dan alhamdulillah kita adalah universitas satu-satunya di NTB yang sudah tersambung ke Rama Dikti,” ujarnya.

Ia berharap dengan hadirnya gedung perpustakaan yang baru mahasiswa akan lebih semangat menghidupkan perpustakaan karena perpustakaan merupakan jantung sebuah universitas. Selain mahasiswa, UPT Perpustakaan juga berupaya untuk menarik minat para dosen agar ikut meramaikan perpustakaan.

“Dengan fasilitas yang semakin banyak ini kami berharap mahasiswa semakin sering berkunjung. Namun karena selama ini perpustakaan hanya dikunjungi oleh mahasiswa, kami buatkan ruangan khusus bagi para dosen yang ingin menulis karena kami paham pentingnya untuk fokus untuk menciptakan karya-karya ilmiah jadi kami sediakan ruangan khusus,” jelasnya. (dys)

Advertisementfiling laporan pajak ucapan idul fitri ucapan idul fitri Jasa Pembuatan Website Profesional