Upayakan Masuk BDT, Papuq Kalsum Dibantu Kemensos

Sekda Lobar, H. Baehaqi bersama Asisten I, Kadis Sosial, Camat Kediri dan Kades setempat menyerahkan bantuan dari Kemensos ke Papuq Kalsum. (Suara NTB/her)

Giri menang (Suara NTB) – Sekda Lombok Barat, Dr. H Baehaqi didampingi Asisten I, Agus Gunawan, Kadis Sosial, L. Marta Jaya dan Camat Kediri Hermansyah serta Kades Kediri Fadholi Ibrahim menyerahkan bantuan kepada Papuq Kalsum yang sebelumnya diberitakan tak tersentuh bantuan pemerintah, lantaran tidak masuk basis data terpadu (BDT). Pemberian bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI ini berupa dana senilai Rp2,7 juta. Penyerahan bantuan didampingi oleh Pendamping Sosial Lanjut Usia Kemensos. Untuk memastikan Papuq Kalsum bisa memperoleh bantuan dari pemerintah, seperti PKH, program rumah layak huni, Pemda Lobar mengupayakan Papuq Kalsum masuk BDT.

Sekda saat menyerahkan bantuan itu mengatakan melalui program Progres-LU untuk masyarakat yang lanjut usia di masa pandemi Covid-19, Kemensos RI memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp2,7 juta kepada Papuq Kalsum. “Alhamdulillah Papuq Kalsum mendapatkan bantuan sosial (bansos) berupa uang tunai dari Program Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (Progres-LU) bagi lanjut usia di 10 Wilayah Jangkauan Kerja Balai Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (BRSLU) Provinsi NTB,”terang Sekda.

Iklan

Penyaluran bansos Progres-LU melalui LKSLU Lukman-Al Hakim dengan diberikan lansung oleh Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa setempat.┬áDalam pemberian bantuan ini dipatok agar seluruh bantuan bisa dipergunakan sebagaimana mestinya.”Bantuan sebesar RP2,7 juta pemanfaatannya antara lain Rp500.000 untuk dukungan keluarga dan Rp700.000 untuk terapi dan perawatan sosial,” ucap Diana, salah satu Pendamping Sosial Lanjut Usia Kemensos RI. Bantuan ini lanjut dia pakai untuk memperbaiki atap rumah dan kebutuhan sehari-hari.”Dia juga dapat bantuan dari BLT DD,”terangnya.

Untuk diketahui Papuq kalsum belum tersentuh oleh bantuan pemerintah pusat seperti PKH dan BPNT karena tidak masuk dalam BDT. Meski begitu bantuan ini bisa diterima Papuq Kalsum karena Progres-LU untuk tahun ini tidak mensyaratkan BDT, syarat utama hanya memiliki NIK. Sementara Papuq kalsum diusulkan oleh Pendamping Sosial Lanjut Usia dan Dinas Sosial Kabupaten Lobar sebagai penerima Progres-LU melalui LKSLU Lukman – Al Hakim “Meski tidak masuk data BDT, nenek Kalsum tetap berhak dapat bantuan karena telah diusulkan oleh PSLU dan Dinas Sosial Kabupaten Lombok Barat,” pungkasnya.

  Dr. Zul : NTB Bisa Jadi Daerah Industrial

Terkait persoalan BDT, pihaknya sudah mengkoordinasikan dengan Kades dan Camat untuk segera mengusulkan ke OPD. Bahkan ia menyampaikan, bahwa warga ini berada di kampungnya Kades namun justru belum ditangani rumahnya. Ia pun memperjelas apa persoalan yang dihadapi. Kalau persoalannya NIK KTP tidak ada, maka ia bisa langsung meminta Dinas Dukcapil untuk turun melakukan perekaman. “Kami bisa panggil Dukcapil melakukan perekaman, dimana letak masalahnya harus ditangani,”tegas dia. Pihaknya mengupayakan pembangunan rumah nya melalui program RLTH. Pihaknya sudah meminta aparat Desa untuk melengkapi persyaratan administrasi.

Sementara itu, Kades Kediri Fadholi Ibrahim mengucapkan rasa terima kasih kepada segenap instansi pemerintahan yang telah terlibat membantu warganya yang terdampak.”Saya sangat apresiasi kepada kementrian sosial, pemerintah Lombok Barat yang telah banyak membantu meringankan beban warga kami yang sangat membutuhkan, terlebih di saat covid 19, terima kasih juga kepada pak Sekda Lobar dan jajaran beserta Camat Kediri semoga perjuangan kita semua mendapat rido dan barakoh dibulan Ramadhan ini,” ucapnya.

Ke depan, Papuq Kalsum akan diupayakan oleh Pendamping Lansia dan pemerintah daerah setempat untuk masuk dalam data penerima manfaat program bantuan sosial. Sebagai salah satu upaya pemerintah dalam memberikan layanan terbaik kepada lanjut usia, terutama kepada Papuq Kalsum di masa pandemi Covid-19 ini, dengan menjaga mereka tetap terjamin kehidupannya. (her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here