Upaya Mewujudkan Remaja Yang Berencana Menuju Generasi Emas Indonesia

Selong (Suara NTB) – Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI bersama BKKBN Perwakilan NTB sedang gencar melakukan sosialisasi Generasi Berencana (GenRe) yang dihajatkan bagi kaum remaja  sebelum berumah tangga, sehingga mampu mewujudkan remaja yang berencana menuju generasi emas Indonesia.

1
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Dra. Hj. Ermalena, HMS memberikan sambutan dalam sosialisasi GenRe di Ponpes Thohir Yasin Lendang Nangka Masbagik. (Suara NTB/yon)

Kegiatan Sosialisasi GenRe dilaksanakan di Aula Pondok Pesantren (Ponpes) Thohir Yasin Desa Lendang Nangka Kecamatan Masbagik, Rabu, 9 November 2016. Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Dapil NTB, Dra. Hj. Ermalena, MHS, Kepala Perwakilan BKKBN NTB, Dr. Drs. Lalu Makrifuddin, Kabid ADPIN Perwakilan NTB, Setya Budi Irianta, Kepala BPPKB Kabupaten Lotim, H. Suroto, SKM, MKes, serta Pendiri sekaligus Pimpinan Ponpes Thohir Yasin, TGH. Ismail Thohir, serta ratusan santri.

Iklan
2
Ratusan santri Ponpes Thohir Yasin mengikuti sosialisasi GenRe dari Komisi IX DPR RI mitra kerja dari BKKBN. (Suara NTB/yon)

Kepala Perwakilan BKKBN NTB, Lalu Makrifuddin, mengatakan, peran remaja dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sangatlah besar. Remaja merupakan generasi emas bangsa yang harus dijaga, dirawat dan di didik. Maka dari itu, sudah saatnya untuk mempersiapkan generasi-generasi muda yang berencana, sehingga dibentuklah program GenRe. GenRe, katanya, merupakan singkatan dari Generasi Berencana (GenRe), yang mulai dari sekarang diharapkan dalam setiap melangkah memiliki perencanaan yang cukup matang, baik dalam melanjutkan pendidikannya hingga memasuki dunia kerja. Barulah, katanya, perencanaan dalam menjalin ikatan suci pernikahan direncanakan hingga seterusnya perencanaan anak yang diinginkan.

 

3
Foto bersama, Pimpinan sekaligus pendiri Ponpes Thohir Yasin Lendang Nangka, TGH. Ismail Thohir (dari kanan), Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Hj. Ermalena dan Kepala Perwakilan BKKBN NTB, Lalu Makrifuddin. (Suara NTB/yon)

Menurutnya, dalam mewujudkan keluarga berencana harus didasari pada niat yang tulus untuk tidak melakukan pernikahan di usia dini dan tidak mengkonsumsi obat-obatan terlarang serta tidak terlibat dalaum pergaulan atau seks bebas serta beberapa faktor lainnya. Apabila itu sudah dilakukan, katanya, maka ia meyakini ketahanan suatu kelauarga dalam mengarungi bahtera rumah tangga akan bertahan dengan kokoh.

4
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Hj. Ermalena bersama Kepala Perwakilan BKKBN NTB, Lalu Makrifuddin, memberikan bingkisan kepada pimpinan sekaligus Pendiri Ponpes Thohir Yasin Lendang Nangka, TGH. Ismail Thohir. (Suara NTB/yon)

Dengan sosialisasi GenRe ini pula, sambungnya, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja untuk terus melakukan peningkatan kualitas diri dengan tetap menyalurkan bakat dan minatnya dalam hal-hal yang positif sebagaimana tujuan bersama, yakni generasi berkarya yang merupakan generasi emas Indonesia. 

5
Kepala Perwakilan BKKBN NTB, Lalu Makrifuddin, memberikan bingkisan kepada santri yang aktif bertanya terkait GenRe. (Suara NTB/yon)

Sementara, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Dra. Hj. Ermalena, MHS mengaku senang melihat keceriaan dan semangat santri Ponpes Thohir Yasin Lendang Nangka dengan dilaksanakannya kegiatan sosialisasi GenRe tersebut. Hal itu terbukti ketika pada saat proses tanya jawab atau dialog antara interaktif, yang dipandu Kabid KS/PK BKKBN Perwakilan NTB, Drs. H. Djamaluddin,MM, sejumlah siswa terlihat semangat memberikan sejumlah pertanyaan terhadap narasumber baik dari DPR RI, BKKBN NTB maupun BPPKB Lotim.

6
Kepala Perwakilan BKKBN NTB, Lalu Makrifuddin memberikan sambutan. (Suara NTB/yon)

Hj. Ermalena memberikan motivasi kepada santri untuk tetap menolak pernikahan dini, melainkan harus terlebih dahulu melakukan perencanaan selagi remaja untuk kepentingan hidup dimasa yang akan datang.

7
Salah satu santri bertanya pada narasumber. (Suara NTB/yon)

Anggota DPR RI Dapil NTB ini juga mengingatkan kepada santri untuk secara tegas mengatakan tidak pada pernikahan dini, narkoba dan pergaulan bebas yang berujung pada hamil pra nikah. Acara pembukaan sosialisasi GenRe yang dibuka langsung Hj. Ermalena dirangkaikan dengan pemberian bingkisan kepada santri yang sudah berani bertanya maupun menjawab pertanyaan dalam pembahasan GenRe. 

8
Pejabat BKKBN Perwakilan NTB bersama siswa. (Suara NTB/yon)

Sementara, Kepala BPPKB Lotim, H. Suroto, SKM, MKes menegaskan generasi muda harus punya rencana yang strategis apabila ingin sukses meraih cita-citanya, termasuk cita-cita orang tua. Generasi muda, katanya, harus berani mengatakan tidak pada tiga hal yang menjadi salam GenRe yakni itu, tidak pada pernikahan dini, tidak mengkonsumsi narkoba dan tidak pada seks bebas. “Kalau remaja ingin sukses, tidak ada pilihan lain kecuali dengan cara harus giat belajar dan tidak putus sekolah,” sarannya. (yon/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here