Unram Tegaskan Pecat Mahasiswa Cacat Moral

Muhammad Natsir (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Universitas Mataram (Unram) tidak tanggung-tanggung mengambil langkah tegas pada segenap mahasiswa cacat moral yang mencoreng nama baik kampus. Langkah pemecatan siap diambil jika mahasiswa terbukti melakukan tindakan amoral. Sebagaimana kasus yang dialami RU salah satu oknum mahasiswi Unram.

“Kita pecat,” tegas Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unram, Prof. Dr. H. Muhammad Natsir, SH., M.Hum., saat ditemui di gedung Sangkareang, Rabu, 5 Februari 2020 malam.

Iklan

Diketahui, RU (27) diduga nekat mencuri motor. Yang bersangkutan kecanduan narkoba. Oknum mahasiswi ini diduga menggondol motor di Abiantubuh Utara, Cakranegara Selatan, Cakranegara, Mataram. Aksinya ketahuan saat motor curian itu dibawa kekasihnya melintas depan rumah korban.

Kondisi sepi dan pengaruh narkoba membuat tersangka berani melakukan aksinya. Tanpa kesulitan, RU mendorong motor ke luar dari parkiran rumah. Sampai jarak dirasa aman, motor lalu dihidupkan dan dibawa kabur. Tersangka RU kini masih dalam masa cuti kuliah. RU dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman penjara paling lama lima tahun.

Pihaknya kata Natsir telah menghubungi pihak kepolisian memastikan bahwa yang ditangkap itu merupakan mahasiswanya. “Sudah dikontak,” ujarnya.

RU merupakan warga Monjok, Selaparang, Mataram. Usai mengambil motor, RU lalu menyimpan motor Yamaha Vega DR 6137 AT curian di kos-kosannya di Cilinaya, Cakranegara, Mataram.

Tersangka RU pun ditangkap di kos tersebut, bersama kekasihnya, PJ (48), Jumat pekan lalu. Kekasihnya itu diduga menyuplai sabu untuk RU. Dari tes urine, RU ketahuan memakai sabu tiga hari sebelum ditangkap. (dys)