Unram Targetkan 51 Mata Kuliah Berbasis E-Learning

Ilustrasi Pemberian Mata Kuliah Berbasis E-Learning (Sumber : MakeUseOf)

Mataram (Suara NTB) – Universitas Mataram (Unram) menargetkan 51 persen mata kuliah harus berbasis dalam jaringan (daring). Berbagai cara dilakukan Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan (LPMPP) Unram untuk memastikan perkuliahan daring berjalan sesuai capaian pembelajarannya. Salah satunya melalui program Sistem Pembelajaran Daring (Spada) Unram.

Koordinator Tim Sosialisasi Spada Unram, Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd., menjelaskan, berbagai pelatihan telah digelar pihaknya guna menyukseskan Spada di Unram dengan tujuan untuk mempersiapkan mentor-mentor di tiap Program Studi (Prodi) di lingkungan Unram dalam rangka mencapai target 51 persen jumlah mata kuliah sudah menggunakan Learning Management System pada Spada Unram.

Iklan

Dalam hal ini, ujarnya, Unram menggunakan  platform Moodle pada http://daring.unram.ac.id. Untuk diketahui, Learning Management System (LMS) adalah aplikasi perangkat lunak untuk kegiatan yang dilakukan di daring atau secara lebih sederhananya merupakan program pembelajaran elektronik (e-learning program). LMS memungkinkan pembelajaran atau mata kuliah didistribusikan melalui internet dengan fitur untuk melakukan kolaborasi secara daring.

Ditambahkannya, sebanyak 41 dosen dari berbagai prodi di Unram telah mengikuti pelatihan-pelatihan pemantapan Spada di lingkungan Unram. Setelah itu para dosen itu yang akan jadi calon mentor mendapat tugas mengembangkan mata kuliah daring mereka menggunakan fitur-fitur Moodle pada Spada Unram.

Dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris FKIP Unram itu membeberkan, Tim Sosialisasi Spada Unram juga telah melakukan pelatihan TOT sepanjang bulan Juli 2020 di beberapa fakultas di lingkungan Unram. Beberapa fakultas tersebut antara lain Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas MIPA dan Fakultas Kedokteran. Selain itu, pada tingkat prodi juga telah dilaksanakan pelatihan serupa seperti pada Prodi Teknik Sipil (Fakultas Teknik) dan Prodi Kehutanan (Fakultas Pertanian).

Muhaimi optimis, dengan semangat diskusi dalam kegiatan pelatihan tersebut, Unram bisa mencapai target 51 persen mata kuliah berbasis LMS. Terlebih lagi karena rangkaian kegiatan itu juga akan diikuti oleh hibah pembelajaran daring. “Semoga upaya kita ini akan membawa kita bersama menuju Unram yang lebih baik,” harapnya. (dys)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here