Unram Kembali Tambah Tiga Guru Besar Baru

Tiga guru besar Unram yang baru dikukuhkan, yakni Taslim Sjah, Erin Ryantin Gunawan, dan Dedy Suhendra. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Rektor Universitas Mataram (Unram) Prof. Dr. Lalu Husni, SH., M.Hum., kembali mengukuhkan tiga guru besar baru. Proses pengukuhan guru besar ini digelar di ruang Sidang Senat Unram dengan menerapkan protokol kesehatan serta disiarkan secara daring melalui Zoom, Kamis, 18 Februari 2021. Dengan penambahan tiga guru besar ini, saat ini Unram memiliki 62 guru besar.

Ketiga guru besar baru tersebut adalah Prof. Ir. Taslim Sjah, M.App, Sc., Ph.D., selaku guru besar pada bidang Ilmu Agribisnis di Fakultas Pertanian, Prof. Dra. Erin Ryantin Gunawan, M.Si., Ph.D., selaku guru besar pada bidang Ilmu Kimia pada Fakultas MIPA dan Prof. Drs. Dedy Suhendra, M.Si., Ph.D., selaku guru besar bidang Ilmu Kimia pada Fakultas MIPA.

Iklan

“Semoga dengan bertambahnya jumlah profesor akan memberikan sumbangsih bagi pengembangan SDM di Unram,”  harap Prof. Husni dalam sambutannya.

Prof. Husni mengaku saat ini Unram melakukan berbagai upaya untuk percepatan guru besar. Di antaranya adalah pemangkasan birokrasi yang sebelumnya melalui tingkat fakultas dan tingkat universitas disederhanakan, satu tingkat di tingkat fakultas.

“Skema riset percepatan guru besar juga sudah disediakan, sehingga dosen lektor kepala bisa melakukan penelitian bersama profesor,” ungkapnya.

Dalam orasi ilmiahnya Prof. Ir. Taslim Sjah, M.App, Sc., Ph.D yang mengangkat judul Pengembangan Agribisnis di NTB mengungkapkan hal yang perlu dilakukan untuk pengembangan agribisnis di NTB yaitu memilih usaha yang tepat, berdasarkan kondisi wilayah dan peluang pasar bagi produk yang dipilih. Menurutnya, untuk mendukung keberhasilan usaha agribisnis maka pembuat kebijakan perlu menciptakan lingkungan usaha yang kondusif, termasuk dalam aspek insentif dan hukum.

Sementara itu, Prof. Erin Ryantin Gunawan, M.Si., Ph.D., dalam orasi ilmiahnya yang berjudul Green Synthesis Asam Lemak Amida Sebagai Produk Oleokimia Dasar Untuk Industri Farmasi mangatakan bahwa penelitianya tersebut telah didesiminasikan di berbagai seminar nasional maupun internasional. Prof. Erin juga mengaku penelitiannya telah dipublikasikan pada jurnal internasional bereputasi maupu nasional terakreditasi.

Senada dengan Prof. Erin, Prof. Dedy Suhendra yang dalam orasi ilmiahnya berjudul Produksi Chelating agent Asam-Asam Lemak Hidroksamik dan Turunannya Berbasis Minyak Nabati Lokal mengaku penelitiannya telah dipublikasikan pada jurnal yang terideks Scopus Q-1. (dys)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional