UNIQHBA Terima Penghargaan dari LLDikti

Rektor UNIQHBA H. L. Azhari menerima penghargaan dari LLDikti di Denpasar Bali beberapa waktu lalu. (Suara NTB/ist)

Praya (Suara NTB) – Universitas Qamarul Huda Badaruddin (UNIQHBA) Bagu Kecamatan Pringgarata Lombok Tengah menerima penghargaan dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VIII di Denpasar Bali, 17 Desember 2020 lalu. Penghargaan yang diterima UNIQHBA dari LLDikti ini, karena dianggap sebagai pioner yang berani membuka Program Studi (Prodi) S2 Administrasi Kesehatan di wilayah LLDikti VIII yang meliputi Bali, NTB dan NTT.

Penghargaan diserahkan langsung Kepala LLDikti Wilayah VIII Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, MSi., pada Rektor UNIQHBA Bagu, Dr. (HC) Drs.H.L.Azhari, M.Pd. ‘’Kita mendapatkan penghargaan ini, karena satu-satunya di NTB dan juga di Indonesia Timur baru satu-satunya yang sebuah universitas yang memiliki Program Studi S2 Administrasi Kesehatan,’’ ujar Kabid Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD Dikti) UNIQHBA Bagu Wayan Hotib Kamal Pasa , Senin, 21 Desember 2020.

UNIQHBA mendapatkan penghargaan ini setelah Prodi S2 Administrasi Kesehatan ini setelah beroperasi setahun atau 2 semester. Menurutnya, ada satu hal yang menjadi fokus penilaian, ujarnya, yakni hanya sebagai pioner untuk Prodi S2 Administrasi Kesehatan.  Untuk itu, di masa mendatang pihaknya mengharapkan banyak penghargaan diraih. Apalagi di LLDikti, banyak jenis penghargaan, bukan dari S2 saja, tapi hibah penelitian dosen, dosen yang menjadi guru besar dan ada mekanisme tersendiri dari segi penilaian.

Selain membuka Prodi S2 Administrasi Kesehatan, pihaknya berencana membuka Prodi S2 Kependidikan. Tentunya dalam membuka prodi ini harus memenuhi syarat yang sudah ditetapkan undang-undang, yakni harus memiliki sumber daya manusia memiliki gelar doktor minimal 3 atau 5 orang. Sekarang UNIQHBA baru memiliki tenaga pengajar bergelar S3 baru 5 orang di Prodi S2 Administrasi Kesehatan. ‘’Kalau untuk guru besar belum ada, karena masih dalam proses pengumpulan jurnal. Karena syarat untuk ke sana (guru besar, red) harus ada jurnal,’’ ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Rektor UNIQHBA Bagu H.L.Azhari , jika penghargaan yang diraih dari LLDikti ini membuktikan prestasi yang sudah dicapai oleh pihak UNIQHBA Bagu.

Pada bagian lain, ujarnya, dalam waktu dekat pihaknya akan memproses pembukaan jurusan profesi bidan  (S1). DIII Bidan yang ada akan dilebur secara bertahap. Sama dengan DIII Farmasi dilebur menjadi S1 Farmasi dan pihaknya sedang memproses Apoteker S1, termasuk Perawat dan Ners. ‘’Kita juga sedang siapkan untuk Manajemen Pendidikan. Sedang proses dan mudah-mudahan tahun depan bisa dibuka Pascasarjana Pendidikan,’’ tambahnya, seraya menambahkan, pihaknya sedang mendorong dosen untuk melanjutkan kuliah S3. (ham)