UMKM Lombok Tengah akan Diuntungkan

Kepala Disnakertrans Provinsi NTB Gede Putu Aryadi dan Disnakertrans Lombok Tengah bersama UMKM di Lombok Tengah.(Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Sekretaris Dinas Nakertrans Kabupaten Lombok Tengah R. Mulyantoro Barsap, S.Sos mengapresiasi upaya Pemprov NTB dalam menggairahkan UMKM. Ini dirasakan langsung para pelaku usaha mikro di Lombok Tengah. Menurut dia UMKM di daerahnya penting mengambil momentum ini, karena akan diuntungkan dengan hadirnya event sport tourism.

“Dengan adanya event internasional yang akan hadir di daerah kita, maka dibutuhkan tenaga kerja terampil dalam bidangnya,” ujarnya.

Iklan

Lebih lanjut, Mulyantoro mengatakan dengan adanya pelatihan ini dapat meningkatkan keterampilan/skill dan semangat berusaha tidak hanya bagi pekerja maupun pengelola usaha.

“Saya berharapa kegiatan pelatihan ini menjadi program rutin yang dilaksanakan setiap tahun, sehingga semakin banyak UKM yang dapat tambahan ilmu dan nantinya bisa meningkatkan hasil produksi yang berefek pada penyerapan jumlah tenaga kerja,” pungkasnya.

Kepala Disnakertrans NTB, I Gede Putu Aryadi menambahkan, daya saing Usaha lokal pada dasarnya sangat ditentukan kualitas pekerjanya. Bukan saja harus memiliki keterampilan dan menguasai teknologi untuk membuat produk yang berkualitas dan inovatif.

Sehingga produk tersebut mampu menguasai pasar lokal dan nasional bahkan ekspor. Tetapi juga harus menguasai management usaha, branding dan marketing, sehingga pekerja dan pengusaha memiliki mindset yang sama untuk kemajuan usaha.

Sebaliknya, kepada para pengusaha, mantan irbansus pada inspektorat NTB meminta agar menempatkan pekerjanya sebagai mitra dan memberdayakan mereka dengan baik, sehingga mampu menghasilkan produk yang berkualitas.

“Tulang punggung perekonomiam kita sekarang adalah UMKM. Jadi, kita harus mempersiapkan produk-produk lokal agar memiliki kualitas ekspor yang dapat menarik perhatian wisatawan membeli produk lokal NTB,” kata Gede.

Gede berpesan kepada pelaku usaha UMKM agar ikut berpartisipasi dalam ajang bergengsi di KEK Mandalika. “Produk UMKM yang dimiliki oleh NTB harus bisa mencukupi kebutuhan dalam ajang internasional tersebut, jangan sampai produk dari daerah lain yang mengisi dan kita menjadi penonton di negeri sendiri,” pungkasnya. (tim)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional