Turun, Pendapatan Petani di Lobar Tiap Tahun

Lahan pertanian di Lobar ini semakin menyusut, karena tergerus pembangunan perumahan. (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Produk Domestik Regional Bruto (PDRD) atau pendapatan kotor petani sektor pertanian di Lombok Barat (Lobar) menurun tiap tahun. Penurunan ini diakibatkan beberapa faktor, di antaranya alih fungsi lahan akibat pembangunan perumahan dan Fasilitas umum lainnya. Penurunan PDRB ini menjadi sorotan pimpinan DPRD Lobar.

Ketua DPRD Lobar Hj. Nurhidayah mengatakan, pembahasan KUA PPAS tengah dilakukan antara eksekutif dengan legislatif. Salah satu yang menjadi sorotan adalah terus menurunnya PDRB dari sektor pertanian. “Ini jadi sorotan dalam pembahasan, karena PDRB sektor pertanian tiap tahun mengalami penurunan,” ungkapnya, Selasa, 3 November 2020.

Iklan

Penyebab turunnya PDRB ini jelas dia, beragam faktor. Di antaranya berkurangnya lahan akibat alih fungsi lahan. Pengurangan lahan ini juga berimbas terhadap penurunan produksi pertanian. “Untuk mengantisipasi itu, perlu menerapkan teknologi pertanian, sehingga lahan sedikit bisa mendapatkan hasil tinggi. Karena itu, kebijakan Pemda untuk peningkatan PDRB, pihaknya mendorong Pemda mempercepat perda LP2B untuk melindungi lahan abadi. Sehingga ke depannya, lahan – lahan yang tergerus akibat konversi lahan untuk pembangunan perumahan tidak terlalu tinggi.

Selain itu pemda harus serius penciptaan teknologi pertanian, sebab dengan pengurangan lahan menyebabkan penurunan produksi, sehingga dengan adanya teknologi pertanian bisa mempertahankan atau meningkatkan produksi. Selain itu, anggaran untuk sektor pertanian juga harus betul-betul diperhatikan.,”Karena selama belum ada LP2B maka sulit mengontrol alih fungsi lahan ini,”ujarnya. Selama ini pihak Pemda didorong melakukan cetak sawah baru menjadi solusi alih fungsi lahan ini.

Kepala Dinas Pertanian Lobar H. Muhur Zokhri melalui Sekretaris Dinas Damayanti mengatakan terkait penurunan PDRB sektor pertanian pihaknya berupaya melakukan penanganan salah satunya dengan mempercepat Raperda LP2B.  “Yang jelas kami sudah membuat draft LP2B untuk mencegah alih fungsi lahan,” jelas dia. (her)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional