Turis Mulai Masuk ke Tiga Gili

Petugas syahbandar melakukan pemeriksaan suhu tubuh wisatawan asing yang akan masuk tiga gili. (Suara NTB/Syahbandar)

Mataram (Suara NTB) – Aktivitas wisata di tiga gili Lombok Utara mulai menunjukkan tanda tanda pulih.  Kamis, 19 Maret 2020 sejumlah wisatawan asing mulai masuk melalui Pelabuhan Bangsal, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara sesuai surat Gubernur NTB.

Catatan Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Pemenang, sampai Kamis siang kemarin ada tujuh wisatawan asing yang masuk. Mereka datang dari sejumlah negara tiba di Pelabuhan Bangsal setelah melalui perjalanan darat. Hingga sore, bertambah empat wisatawan asing.

Iklan

‘’Sampai dengan siang ada  tujuh wisatawan asing yang masuk melalui Bangsal, bertambah empat orang sore tadi,’’ ujar Kepala UPP Kelas II Pemenang, Heru Supriyadi, SH. Para wisatawan itu melanjutkan perjalanan wisatanya menuju tiga gili menggunakan perahu boat domestik atau publik boat. Sebagian menggunakan fastboat atau kapal cepat yang biasa melayani penyeberangan dari Bali ke tiga gili.

Sebelum naik ke fastboat dan perahu motor, para wisatawan harus melalui pemeriksaan suhu tubuh sesuai protokol  pencegahan Covid -19. Selain turis, tim Syahbandar juga melakukan  penyemprotan desinfektan pada terminal dan kapal motor.

‘’Kapal motor yang dipakai mengangkut wisatawan juga kita semprot disinfektan. Ini upaya pencegahan berlapis yang kami lakukan,’’ kata Heru.

Dibukanya jalur tersebut penyeberangan itu menindaklanjuti surat Gubernur NTB sebelumnya, terkait penutupan terbatas kawasan wisata tiga gili, Gili Trawangan, Gili Air dan Gili Meno. Surat Gubernur  tanggal 19 Maret 2020 itu terkait upaya pencegahan pandemi  Corona di NTB, termasuk membahas kebijakan penanganan tiga gili.

Keputusan Gubernur, sejak tanggal 17 Maret  kawasan tiga gili ditutup sampai dengan 30 Maret, dengan tiga poin kebijakan. Pertama, trip kapal cepat dari Pulau Bali menuju Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air. Kedua, trip kapal cepat dari Pulau Bali menuju Pelabuhan Bangsal dan Dermaga Senggigi juga ditutup.  Poin ketiga, akses keluar masuk tiga gili hanya diijinkan melalui Pelabuhan Bangsal.

Semua pihak berharap tiga gili kembali pulih, tentu saja  dengan protokol pengamanan yang ketat. Eksodus wisatawan yang mencapai 2000  lebih sebelumnya, diharapkan kembali memulihkan pariwisata di tiga gili yang lumpuh. (ars)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional