Tuntut Pembebasan Pelaku Pembacokan, Warga Lepadi Blokir Jalan Negara

Dompu (Suara NTB) – Akses jalan negara yang menjadi jalur lintas pariwisata Lakey Hu’u diblokir warga Lepadi Kecamatan Pajo. Warga menuntut agar Taufik yang ditahan Polisi dalam kasus pembacokan tiga bulan lalu dibebaskan.

Aksi blokir jalan ini dilakukan menggunakan tumpukan balok kayu di tengah jalan sesaat setelah shalat Jumat. Warga tetap ngotot agar Taufik dibebaskan. Karena menurut warga, Taufik merupakan pelapor dan juga korban dari kasus pembacokan. Sementara pelaku pembacokan itu sendiri warga Ranggo Kecamatan Pajo yang hingga saat ini belum ditangkap.

Iklan

Tudingan ini justru bertolak belakang dari hasil penyidikan Polsek Pajo yang menjadikan Taufik tersangka atas kasus kasus pembacokan. Bahkan berkas kasusnya telah dikirim ke Kejaksaan dan dinyatakan lengkap, sehingga Taufik dititip penahanannya di Polres Dompu.

“Berdasarkan proses penyidikan oleh Polsek Pajo, sudah sesuai aturan. Kita tidak bisa mengintervensi proses penyidikan,” kata AKP Priyo S, S.IK saat ditemui empat orang perwakilan warga dan aparat Desa Lepadi di kantornya.

Tidak berhasil meyakinkan Polres Dompu untuk membebaskan Taufik hingga sebelum dilimpahkan ke Kejaksaan, warga pun melanjutkan aksi blokir jalannya dengan membakar ban bekas di tengah jalan.

Namun aksi warga ini akhirnya mereda setelah aparat Dalmas Polres Dompu tiba di lokasi aksi dan melakukan negosiasi. Setelah dilakukan pendekatan, warga akhirnya bersedia membuka blokir jalan dan memadamkan api yang membakar ban bekas. (ula)