Tuntaskan Anjab dan ABK, OPD Pemprov NTB Kekurangan 4.603 ASN

Kepala Biro Organisasi Setda NTB, H. Yusron Hadi (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB) memberi batas waktu pada Pemda untuk menyusun proyeksi kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) lima tahun ke depan sampai Maret 2019 mendatang.

Pemprov NTB mengaku sudah menuntaskan penyusunan Analisis Jabatan (Anjab)  dan Analisis Beban Kerja (ABK) untuk menghitung kebutuhan ASN lima tahun ke depan.

Iklan

‘’Kita sudah selesai menyusun Anjab dan ABK. Bahkan sudah dipergubkan. Itu sudah kita sampaikan ke Kemen PANRB. Itu hasil anjab dan ABK berdasarkan aturan terbaru,’’ kata Kepala Biro Organisasi Setda NTB, H. Yusron Hadi, ST, MUM dikonfirmasi Suara NTB, Selasa, 5 Februari 2019.

Hasil Anjab dan ABK tersebut, kata Yusron sudah disampaikan ke Kemen PANRB. Dalam Anjab dan ABK, kebutuhan  ASN  di Pemprov NTB untuk tenaga kesehatan, tenaga teknis, dan guru SMA/SMK/SLB totalnya ada 6.965 orang.

Sementara, jumlah PNS yang tersedia untuk bidang-bidang baru tersebut hanya ada sekitar 2.362 orang. Sehingga,  Pemprov NTB masih kekurangan sekitar 4.603  PNS. Kekurangan PNS Pemprov ini dapat diisi dengan adanya rekrutmen CPNS tahun 2018.

Kekurangan 4.603 PNS tersebut secara lebih detail terdiri dari tenaga kesehatan sejumlah 757 orang, tenaga teknis sejumlah 945 orang, guru SMA sebanyak 1.495 orang, guru SMK sebesar 1.322 orang, dan juga guru SLB sekitar 84 orang.

Yusron menjelaskan usulan formasi CPNS 2018 mengacu kepada Anjab dan ABK yang dilakukan Biro Organisasi. Bahkan, ia mengatakan Pemprov sudah membuat Pergub mengenai hal ini. ‘’Pergubnya juga kita sampaikan ketika pengajuan formasi CPNS 2018,’’ jelasnya.

‘’Kita membutuhkan di banyak perangkat daerah terjadi kekurangan pegawai.  Intinya Pemprov kekurangan pegawai. Karena beberapa tahun ini tidak ada pengangkatan pegawai. Sementara banyak pegawai yang pensiun. Formasi yang kita ajukan sesuai hasil anjab dan ABK,’’ tambahnya.

Dalam rekrutmen CPNS 2018, Pemprov NTB mendapatkan jatah 433 formasi, namun hanya terisi 380 formasi. Untuk formasi guru terisi 317 formasi, sisanya untuk formasi tenaga kesehatan 63 formasi.

Melihat hasil rekrutmen CPNS 2018, Pemprov masih kekurangan 2.584 guru PNS dan 694 tenaga kesehatan yang berstatus PNS. Serta tenaga teknis sebanyak 945 orang. (nas)