Tunjangan Perumahan Dewan Resmi Dinaikkan Jadi Rp 12 Juta Per Bulan

Mataram (suarantb.com) – Tunjangan perumahan bagi anggota DPRD NTB resmi dinaikkan  menjadi Rp 12 juta per bulan. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Ir. H. Rosiady H. Sayuti, M.Sc, Ph.D ditemui wartawan di ruang Ketua DPRD NTB usai rapat dengan DPRD NTB  yang diselingi halal bihalal Idul Adha, Selasa, 13 September 2016.

Menurutnya, kenaikan tunjangan perumahan itu sudah selayaknya terjadi. Sebab, secara aturan telah ditetapkan di dalam APBD. Ia juga menambahkan, idealnya evaluasi tunjangan perumahan, dilakukan berkala setiap lima tahun sekali.

Iklan

Sementara untuk DPRD NTB sendiri sudah masuk tahun keenam. “Secara rasional kan sudah cukup lama. Idealnya setiap lima tahun ada evaluasi,” terangnya.

Rosiady mengatakan kenaikan tunjangan perumahan itu bukan karena desakan anggota DPRD NTB. Menurutnya, salah satu alasan dinaikkannya tunjangan perumahan itu adalah evaluasi berkala yang idealnya lima tahun sekali. Saat ini, katanya, sudah masuk tahun keenam.

Selain itu, kenaikan tunjangan perumahan itu telah dicantumkan dalam APBD. Sehingga itulah yang  menjadi alasan lain kenapa tunjangan perumahan itu resmi ditetapkan naik menjadi Rp 12 juta per bulan.

Diketahui, DPRD NTB mengusulkan kenaikan tunjangan perumahan dari Rp 9 juta menjadi Rp 12 juta per bulan. Usulan kenaikan tunjangan perumahan bagi wakil rakyat ini menuai kritik dari elemen masyarakat. Apalagi dengan kondisi keuangan daerah yang terbatas. (ast)