Tumpukan Sampah Pasar Kebon Roek Belum Diangkut

Mataram (suarantb.com) – Pengangkutan tumpukan Pasar Kebon Roek yang hingga saat ini, Kamis 8 September 2016 belum dilakukan masih menunggu petugas untuk membawa alat berat. Sebab, tumpukan sampah yang sudah mengendap dengan tanah tersebut tidak bisa diangkut dengan manual atau tenaga manusia. Untuk sementara, petugas pasar masih menunda kegiatan pembersihan tumpukan sampah yang berada di pinggir jalan sebelah timur bangunan pasar tersebut hingga petugas  datang.

Kepala Pasar Kebon Roek, Roos Hariadi mengatakan, pihaknya telah menghubungi petugas Dinas Kebersihan Kota Mataram terkait rencana penanganan sampah yang kian hari tumpukannya kian tinggi itu. Agar warga sekitar tempat tersebut tidak terganggu lebih lama lagi dengan keberadaan dan bau busuk sampah tersebut. Dinas Kebersihan menjanjikan segera melakukan pengangkutan pekan ini.

Iklan

“Dinas (Kebersihan) sudah kita kontak, katanya minggu-minggu ini segera diangkut. Tapi hingga hari ini belum ada. Mudah-mudahan besok,” harapnya ketika ditemui suarantb.com.

Menurutnya, pembersihan di area timur bangunan pasar tersebut belum bisa dilakukan dengan maksimal sebelum dilakukan pengerukan tumpukan sampah yang telah lama mengendap. Sementara ini, ia bersama petugas kebersihan pasar hanya bisa mengontrol kebersihan pasar dengan menyapu seluruh area pasar hingga empat atau lima kali dalam sehari. Sebab, banyaknya pengguna pasar tentu menghasilkan sampah yang melimpah jika tidak dibersihkan secara rutin setiap harinya.

Akibat banyaknya sampah yang dihasilkan, dua kontainer yang diletakkan di area timur bangunan pasar itu pun selalu melimpah. Bahkan, menambah tinggi tumpukan sampah di luar kontainer.

“Itu sebabnya kita minta pengangkutan sampah di sini jangan hanya sekali. Minimal dua kali sehari, pagi dan sore, biar tidak menumpuk,” ujarnya.

Sementara mengenai permintaan warga untuk perbaikan jalan di sebelah timur bangunan pasar, Roos mengatakan hal tersebut bukan wewenang dari Dinas Pekerjaan Umum (PU). Sebab, wilayah tersebut merupakan area milik pasar, dan pasar punya kendali penuh atas jalan tersebut. Namun untuk perbaikan, pasar belum mendapatkan memiliki dana renovasi.

“Jalan itu bisa kita perbaiki kalau ada renovasi pasar. Sementara ini, kita masih belum dapat dana,” ungkapnya. (rdi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here