Tumbuhkan Rasa Solidaritas, Komunitas Honda NTB Berbagi Lewat “Sahur On The Road”

Tumbuhkan Rasa Solidaritas, Komunitas Honda NTB Berbagi Lewat “Sahur On The Road”

Mataram (suarantb.com) – Honda Asosiasi Lombok (HALO) adalah paguyuban klub motor Honda yang berkembang di Pulau Lombok. Sejak didirikan pada tahun 2009 lalu, kini paguyuban HALO semakin melebarkan sayap dengan beragam aktivitas yang positif khususnya untuk kepentingan masyarakat.

Paguyuban HALO beranggotakan 23 klub yang tersebar di seluruh NTB. Memanfaatkan bulan suci Ramadhan ini, komunitas HALO menggelar kegiatan sahur on the road yang diadakan Minggu, 25 April 2021 dini hari.

Iklan

Semua peserta yang terlibat diwajibkan mematuhi protokol kesehatan cegah penularan Covid-19 dan menggunakan safety gear saat melakukan pembagian sahur. Sembari menunggu seluruh peserta yang akan terlibat, panitia lainnya sudah berkumpul sejak pukul 11.00 Wita Sabtu, 24 April 2021 malam di salah satu kedai angkringan di Kota Mataram. Sembari ngopi dan temu kangen, para peserta termasuk panitia acara bersama-sama menunggu jam untuk berbagi sahur pada pukul 02.30 Wita Minggu, 25 April 2021.

Sebanyak 200 paket menu untuk sahur sudah siap untuk dibagikan, di antaranya 100 paket akan dibagi untuk masyarakat dan 100 paket lagi untuk anggota klub yang hadir.

“Tujuan dari acara ini yaitu untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama komunitas sepeda motor Honda khususnya yang berada dibawah naungan HALO dan saling berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan di jalanan,” ungkap Yuli Is Rano selaku Ketua Presidium Paguyuban HALO yang akrab disapa Rano.

Sasaran masyarakat yang dituju adalah mereka yang melakukan kegiatan di jalan seperti penyapu jalan, tenaga kesehatan, satpam kantor, pengemudi ojek online, dan masyarakat lainnya. Dalam kesempatan ini, rekan-rekan komunitas juga terlihat sangat antusias, karena dapat bersilahturahmi dengan klub motor Honda lainnya. Selama kegiatan sahur on the road ini berlangsung, dapat dipastikan seluruh peserta yang terlibat sudah mematuhi standar protokol kesehatan seperti memakai masker.

“Seluruh komunitas yang terlibat harus patuh pada prokes. Setiap klub punya koordinator sendiri untuk memberikan peringatan apabila ada peserta dari klubnya yang tak patuh pada prokes. Mekanisme pembagian sahur juga disusun sedemikian rupa agar tidak menimbulkan kerumunan pada satu titik,” sambung Rano.

Peserta diharuskan untuk berboncengan dan pembagiannya dibagi menjadi tiga kelompok agar tidak mengundang keramaaian saat membagikan sahur. Setelah pembagian sahur untuk masyarakat selesai, komunitas Honda melanjutkan acara dengan menyantap sahur bersama. Semua peserta terlihat sangat bersemangat dan antusias karena ini adalah kumpul pertama selama masa pandemi Covid-19 dan harapannya ini akan menjadi titik awal untuk menumbuhkan rasa solidaritas antar sesama komunitas Honda NTB yang di naungi oleh HALO.

“HALO berkomitmen menjadi Paguyuban dengan member-member anggota klub Honda yang selalu menjadi contoh sebagai duta safety riding di jalan dan juga memberikan contoh yang baik bagi komunitas-komunitas di luar Honda untuk selalu menciptakan lingkungan yang kondusif sebagai komunitas motor, bukan geng motor yang arogan dan semacamnya,” demikian ujar Rano. (bul)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional