Tukang Renovasi Kuras Isi Rumah Klien

Kapolresta Mataram Heri Wahyudi didampingi Kasatreskrim Kadek Adi Budi Astawa, Senin, 8 Maret 2021 menunjukkan barang bukti pencurian rumah kosong dengan empat tersangka.(Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Renovasi rumah Ketut di Crystal Regency, Mataram Timur, Mataram berujung nestapa. Buruh harian pekerja renovasi ternyata membawa kabur isi rumah tersebut. Mulai dari kulkas, alat pertukangan, bahkan sampai kasur. Tetangga malah menyangka korban sedang pindah rumah. “Para pelaku berjumlah empat orang ini mengangkutnya dengan mobil pikap. Tetangga tidak curiga karena dikira boyongan,” ungkap Kapolresta Mataram Kombes Pol Heri Wahyudi, Senin, 8 Maret 2021 didampingi Kasatreskrim Kompol Kadek Adi Budi Astawa.

Pencuriannya terjadi pada Oktober 2020 lalu. Tapi identitas para pelaku baru terungkap empat hari belakangan ini. Sebab, para pelaku ini membuat bersembunyi di balik alibinya sebagai pekerja renovasi. Heri mengatakan, otak pencuriannya berinisial ZH (27). “Dia tukang catnya. Dia tahu keadaan rumah sedang kosong. Saat itu kepala tukangnya juga sedang libur,” sebutnya. ZH lalu mengajak tiga kawannya. Yakni NR (33), IK (42), dan SR (32).

Iklan

ZH mengawali aksinya dengan masuk ke rumah lewat pintu belakang yang memang tidak terkunci. Dari dalam rumah, dia membuka pintu depan dengan kunci yang tergantung di tembok. Tiga kawannya membantu menaikkan kulkas, kasur, satu mesin serut listrik dan dua mesin potong listrik.

Kadek Adi menambahkan, para pelaku ini menjual barang curian itu gelondongan. Mereka meraup Rp2 juta. “Masing-masing dibagi rata Rp500 ribu,” ucapnya. Para tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman pidananya paling lama tujuh tahun penjara. (why)

Advertisementfiling laporan pajak filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional