Tujuh WNA di Sumbawa Dikenakan Wajib Lapor

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Sebanyak tujuh Warga Negara Asing (WNA) yang sudah diketahui keberadaanya di Sumbawa oleh pihak Kantor Imigrasi Kelas II Sumbawa dikenakan wajib lapor. Terhadap WNA tersebut, pihak Imigrasi tengah melakukan koordinasi ke kedutaan besar dan konsulat negara mereka di Indonesia untuk mengetahui kejelasan kewarganegaraannya.

Kepala Imigrasi Kelas II Sumbawa, Drs. Syahrifullah menyampaikan ketujuh WNA tersebut, enam di antaranya diketahui keberadaannya di Kabupaten Sumbawa, satu diantaranya di Kabupaten Sumbawa Barat KSB. Dimana keberadaan mereka masing-masing ada yang sudah lama diketahui dan ada yang masih baru.

Iklan

Adapun WNA tersebut yakni Mansyur Sultan, WNA asal Banglades yang diketahui tinggal Tinggal di Dusun Hijrah, Desa Usar Mapin, Kecamatan Alas Barat. Mohammad Kamal, WNA Banglades yang tinggal di Dusun Jeruk Daki, Desa Mapin Beru, Kecamatan Alas Barat. Kemudian Nasrul Islam WNA asal Pakistan yang tinggal di Dusun Kapasari, Desa Moyo, Kecamatan Moyo Hilir. Fekri Mohammed WNA Yaman, yang tinggal di Desa Luar, Kecamatan Alas. Selain itu WNA lain yakni Julita asal Malaysia yang tinggal di Desa Plampang, Kecamatan Plampang. Nurhuda, WNA asal Filiphina, yang tinggal di Gapit, Kecamatan Empang dan Ibrahim Saad WNA Mesir, yang tinggal di Dusun Poto Tano, Desa Poto Tano, KSB.

Dijelaskannya, WNA tersebut sebagiannya sudah menikah dengan warga setempat dan menetap. Namun mereka tidak memiliki dokumen perjalanan atau paspor. Makanya sambil menunggu konfirmasi dari kedutaan dan konsulat mengenai kejelasan kewarganegaraannya, mereka dikenakan wajib lapor.

“Mereka dikenakan wajib lapor dan sedang diupayakan dokumen perjalanannya atau paspor oleh Kantor Imigrasi Kelas II Sumbawa. Dalam hal ini tengah berkoordinasi dengan Kedutaan besar dan konsulat negaranya di Indonesia untuk memgetahui kejelasan kewarganegaraannya. Supaya nantinya bisa dideportasi,” tukas Syahrifullah. (ind)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here