Tujuh Tahun Pakai Narkoba, Pelaku Asal Seganteng Jatuh Miskin

Mataram (suarantb.com) – Bahaya narkoba tidak saja menyasar kesehatan penggunanya, tetapi juga menyasar kekayaan si pengguna. Seperti bapak tujuh anak ini, sebelumnya dikenal bergelimang harta kekayaan. Namun dalam tempo tujuh tahun, habis dikuras oleh narkoba.

Pelaku berinisial SB (48) asal Jalan Prabu Kesah, Seganteng, Cakranegara, Kota Mataram, tertangkap oleh Subdit II Ditresnarkoba Polda NTB sekitar pukul 20.00 Wita, Selasa, 11 Oktober 2016. Pelaku ditangkap di tempat tinggalnya.

Iklan

“Hasil penyelidikan di lapangan, yang bersangkutan bukan cuma pemakai, tapi indikasinya penjual yang mengedarkan narkoba. Tapi pelaku tidak mengakuinya. Namun, kita lihat dari barang bukti, ia dilihat sebagai pengecer. Biasanya beli lima dijual dua dipakai tiga,” ujar Kasubdit II Ditresnarkoba Polda NTB, AKBP I Komang Satra, Rabu, 12 Oktober 2016.

Menurut Satra, pelaku yang juga merupakan pengusaha ayam pejantan ini, dulunya merupakan orang kaya di wilayahnya. Namun selama tujuh tahun menggunakan narkoba, akhirnya kekayaannya mulai lenyap.

“Beliau dulu orangnya kaya, sekarang sudah miskin karena kecanduan. Rumah dijual. Habis semuanya. Sekarang beliau baru menyesali semuanya,” ucapnya.

Polisi hingga kini masih melakukan pendalaman terhadap asal barang haram tersebut. Sementara saat penggeledahan ditemukan dua poket narkoba jenis sabu lengkap beserta rangkaian alat yang digunakan untuk mengkonsumsinya.

Pelaku dijerat pasal 112 dan pasal 127 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Pelaku saat ini masih dilakukan penyidikan untuk memastikan barang haram narkoba tersebut didapatkannya. (szr)