Tujuh Paslon Pilihan Gerindra NTB Tinggal Tunggu Pengesahan DPP

Ketua Deks Pilkada DPD Gerindra NTB, Ali Usman Ahim didampingi Ketua BPD DPP Gerindra, Bambang Kristiono, dan Ketua DPD Gerindra NTB, Ridwan Hidayat menyerahkan surat tugas kepada salah satu Paslon yang akan diusung pada Pilkada serentak 2020 di tujuh daerah di NTB. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – DPD Partai Gerindra Provinsi NTB sudah mengerucutkan arah dukungannya pada Pilkada serentak 2020 yang akan digelar di tujuh daerah kabupaten/kota di NTB. Tujuh bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah pilihan Gerindra tersebut hanya tinggal menunggu pengesahan dari DPP.

Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra, H. Bambang Kristiono (HBK) menyampaikan bahwa dari sekian banyak bakal calon kepala daerah yang mendaftarkan diri di Partai Gerindra, sesuai hasil fit and proper test Desk Pilkada Partai Gerindra NTB. Berikut ini tujuh pasangan calon yang dinyatakan lolos untuk direkomendasikan ke DPP.

Iklan

Pertama untuk Pilkada Kota Mataram Gerindra merekomendasikan pasangan Makmur Said- Badruttamam Ahda, kemudian Lombok Utara pasangan Djohan Syamsu-Danni C. Pebrianto. Kabupaten Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri- Ferdian Elmansyah.

Sementara di Kabupaten Bima dukungan Gerindra mengarah kepada pasangan Indah Dhamayanti Putri-Dahlan. Kabupaten Dompu pasangan Abdul Kader Zaelani-Nurlaela Chaerunisa, Kabupaten Sumbawa mengarah kepada pasangan Jarot-Mokhlis, dan untuk KSB mengarah kepada pasangan Musyafirin-Fud Syaifudin.

HBK menyampaikan bahwa mereka yang telah lolos dalam seleksi dan fit and proper test yang dilakukan Desk Pilkada Partai Gerindra Provinsi NTB adalah  tokoh-tokoh terbaik NTB yang paham betul dalam menata dan mengelola manajemen pemerintahan. Serta dikenal sebagai figur yang sejuk, sederhana serta tipikal pemimpin yang melayani dan mengayomi.

“Apabila nanti hasil rapat Badan Seleksi Pilkada Partai Gerindra memutuskan bakal pasangan calon ini sebagai pasangan calon yang definitif diusung Partai Gerindra Maka kita semua harus bekerja keras dan memenangkan pasangan-pasangan calon pilihan Partai Gerindra dan Prabowo Subianto ini sebagai pimpinan daerah yang akan melayani dan mengayomi daerahnya lima tahun ke depan,’’ tegas HBK, Minggu (1/2) malam.

Pada kesempatan itu, HBK didampingi Ketua Desk Pilkada dan Ketua DPD Partai Gerindra NTB memberikan surat tugas atau rekomendasi kepada tujuh pasangan calon tersebut. Menurutnya hal itu dilakukan sebagai bentuk langkah cepat dan strategis yang dilakukan Gerindra agar setiap paslon yang diusung merasa firmed, sehingga bisa berkonsentrasi dalam pekerjaan-pekerjaan lain seperti mencari dukungan dari partai lain mengingat Gerindra tidak bisa maju sendiri.

Lebih jauh HBK mengatakan, terkait  siapa-siapa  yang akan diusung secara resmi oleh Partai Gerindra di Pilkada 2020 nanti akan ditentukan oleh hasil rapat pleno Badan Seleksi Pilkada (Baleksikada) Partai Gerindra yang dipimpin langsung Ketum Partai Gerindra, H. Prabowo Subianto. Namun HBK berkomitmen akan bertanggung-jawab penuh dan mengawal ketat agar pasangan calon yang diajukan Desk Pilkada Partai Gerindra NTB tidak bergeser ke pasangan calon yang lain.

“Hal ini sangat penting bagi keberlanjutan proses yang telah dilakukan Desk Pilkada Partai Gerindra NTB, agar proses mendapatkan Surat Keputusan (SK) dari DPP nanti tidak menjadi bola panas. Saya akan bertanggung jawab penuh dan mengawal ketat proses pengambilan keputusan di DPP nanti,’’ tegasnya.

Sementara itu Ketua DPD Partai Gerindra NTB, H. Ridwan Hidayat memuji  terobosan yang sangat luar biasa yang dilakukan oleh HBK di Partai Gerindra NTB ini. “Saya kira Partai Gerindra yang paling maju di mana partai-partai lain masih mengusung dua atau tiga calon untuk diajukan ke DPP-nya. Tapi Partai Gerindra NTB hanya mengajukan satu calon saja, jadi ada satu kepastian bagi pasangan calon yang maju bersama di Partai Gerindra,’’ katanya.

Sedangkan Ketua Desk Pilkada Partai Gerindra NTB, Ali Usman Ahim memastikan pasangan-pasangan calon yang diajukan ke DPP Partai Gerindra, akan mendapat SK dari DPP Partai Gerindra. (ndi)