Tujuh Diamankan Terkait Peredaran 90,71 Gram Sabu

Pelaku dan barang bukti peredaran sabu 90,71 gram diamankan di Mapolresta Mataram, Senin, 27 Juli 2020 petang usai penggerebekan di Babakan, Sandubaya, dan Cakranegara Barat, Cakranegara, Mataram.(Suara NTB/Satresnarkoba Polresta Mataram)

Mataram (Suara NTB) – Polresta Mataram mengamankan tujuh orang dalam pengungkapan kasus 90,71 gram sabu di kawasan Cakranegara dan Sandubaya, Mataram. Mereka diduga terlibat dalam transaksi narkoba yang terekam kamera CCTV. Masih diselidiki keterkaitannya dengan jaringan bandar besar.

Kasatresnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson menjelaskan, penggerebekan dimulai dari sebuah rumah di Babakan, Sandubaya, Kota Mataram pada Senin, 27 Juli 2020 sekitar pukul 19.00 Wita.

Iklan

“Pemilik rumah berinisial ZB melarikan diri. Tetapi kita bisa amankan temannya yang berinisial INB alias D,” ucapnya dikonfirmasi Selasa, 28 Juli 2020.

Mereka digerebek pada saat sedang membungkus sabu ke dalam plastik kecil kemasan eceran. Di lantai kamar ditemukan dua plastik klip sabu seberat 0,80 gram dan sebuah buku catatan transaksi.

Bukti yang berserakan di lantai itu membuat tim menggeledah seluruh isi rumah. Akhirnya, di dalam lemari plastik di kamar yang sama ditemukan sebungkus plastik hitam berisi sabu.

“Di dalam plastik itu ada 12 paket besar. Satu plastik ada yang isinya 64,26 gram. Sisanya sudah dipoket kecil-kecil,” terang Ericson.

Poketan kecil itu sudah dalam kemasan siap edar. Masing-masing ada yang berisi 1,12 gram; tiga plastik berisi 1,63 gram; lima plastik berisi 2,65 gram; 10 plastik berisi 4,17 gram; 10 plastik berisi 4,63 gram; 10 plastik berisi 4,51 gram; 10 plastik berisi 4,36 gram; dua plastik berisi 2,57 gram.

“Total barang bukti yang kita sita dari rumah itu ada 90,71 gram. Ada juga bukti timbangan elektronik. Ini yang kita dalami apakah indikasinya dia ini pengedar atau bandar,” jelasnya.

INB juga digeledah sehingga ditemukan uang tunai Rp2,9 juta yang diduga hasil transaksi jual beli sabu. Rumah tersebut dilengkapi CCTV. Diduga dipakai untuk mengawasi orang yang datang dan mengantisipasi penggerebekan. Tetapi tetap saja jebol juga.

Rekaman CCTV itu kemudian dipakai untuk pengembangan kasus. Yang mana INB tersebut merupakan orang suruhan berinisial DSW. DSW menunggu pembelian dari rumah INW di Cakranegara Barat, Cakranegara, Mataram.

DSW kemudian digeledah. Hanya ditemukan uang tunai Rp250 ribu yang diduga akan dipakai untuk membayar pesanan sabu dari INB. Penghuni rumah itu, INW, DSW, dan DK diamankan.

Pengembangan kasus kemudian bergerak ke kamar kos tak jauh dari rumah INW. Dari kos tersebut diamankan DPS, SE, dan NL. “Mereka diduga ada keterkaitan dengan INB. Jadi totalnya tujuh orang yang diamankan,” kata Ericson.

Kasus itu sedang diselidiki lebih lanjut. Tim penyidik masih menganalisa keterangan saksi dan barang bukti untuk menentukan peran masing-masing orang yang diamankan tersebut. (why)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here