Tuai Pro dan Kontra, Izin Retail Modern Jalan Terus

Asisten 1 Setda Kota Bima, H. Gawis didampingi Kepala Dinas, DPMPTSP, Kabag Humas dan Protokol Kota Bima dan Perwakilan retail modern, memberikan keterangan pers terkait izin operasi retail modern, di ruang Humas Pemkot Bima, Kamis, 7 Januari 2021.(Suara NTB/Uki)

Kota Bima (Suara NTB) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bima akan tetap menyetujui atau mengizinkan retail modern beroperasi di wilayah Kota Bima, meski saat ini, masih menuai pro dan kontra berbagai kalangan.

“Pemkot Bima tetap menyutujui kehadiran retail modern ini,” kata Walikota Bima melalui Asisten 1 Setda Kota Bima, H. Gawis M.Si, didampingi Kepala Dinas, DPMPTSP, Adisan SE, Kabag Humas dan Protokol, H. Abdul Malik, dan Perwakilan retail modern, saat memberikan keterangan pers, di ruang Humas Pemkot Bima, Kamis, 7 Januari 2021.

Lebih lanjut Gawis mengatakan, pihaknya menyetujui operasi retail modern dengan dasar merujuk Peraturan Walikota (Perwali) nomor 39 tahun 2017 tentang Izin Usaha Swalayan. “Tidak ada unsur kesengajaan atau keterpaksaan, semuanya berdasarkan Perwali Nomor 39 ini,” katanya.

Ia menegaskan kehadiran retail modern yang rencananya di 11 lokasi itu, bukan berarti Pemkot Bima ingin mematikan usaha masyarakat lokal, sesuai isu-isu yang beredar di sosial media facebook. “Malah kehadiran retail modern ini akan membantu pasarkan atau menjual produk UMKM lokal setelah melalui uji kelayakan,” ujarnya.

Menurut dia, kehadiran retail modern ini juga meningkatkan perekonomian dan mengurangi pengangguran, karena 90 persen tenaga kerjanya adalah warga lokal. Semuanya akan tertuang MoU antara Pemkot dengan pihak Retail modern. “Yang jelas kehadiran retail ini akan menguntungkan daerah dan masyarakat Kota Bima,” ujarnya.

Hal yang sama juga ditegaskan oleh Kepala DPMPTSP Kota Bima, Adisan. Kata dia pihaknya akan tetap menerima jenis kegiatan atau investasi selama memenuhi persyaratan dan aturan yang berlaku. “Sudah menjadi kewajiban kami untuk menerima setiap permohonan izin usaha di Kota Bima, termasuk izin operasi retail modern ini,” pungkasnya. (uki)