TTG Tingkat Provinsi di Lobar, Dompu Juara Lomba untuk Media Inovasi

Dompu (Suara NTB) – Utusan Kabupaten Dompu pameran teknologi tepat guna (TTG) tingkat Provinsi NTB di Lombok Barat (Lobar) berhasil menjuarai untuk lomba media Inovasi yang ramah lingkungan. One Mbolo dan Siwe Mbolo hasil karya Asrul Riadi, S.Pd, guru pada SDN 1 Dompu berhasil meraih juara 1.

Supardi

Media inovasi ini untuk penanaman konsep operasi perkalian dan pembagian bilangan bulat pada kelas 5 SD yang mengintegrasikan dengan penanaman nilai budaya bagi pengembangan pendidikan karakter.

Iklan

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Dompu, H. Supardi, S.Sos, M.Si kepada Suara NTB, Jumat, 28 April 2017 mengaku, lomba pada pameran TTG tingkat Provinsi NTB di Lombok Barat yang berakhir Kamis, 27 April 2017 berhasil meloloskan duta Dompu menjadi juara untuk media inovasi.

Inovasi yang menampilkan boneka cerdas One Mbolo dan Siwe Mbolo untuk penanaman konsep operasi perkalian dan pembagian bilangan bulat pada kelas 5 SD yang mengintegrasikan dengan penanaman nilai budaya untuk mengembangkan pendidikan karakter.

“Pada TTG ini diprioritaskan untuk temuan yang ramah lingkungan. Hasil karya Asrul Riadi, guru pada SDN 1 Dompu ini mengajarkan perkalian dan pembagian pada siswanya,” katanya.

Tidak hanya penanaman konsep perkalian dan pembagian sebagai bagian dari ilmu dasar Matematika, tapi media inovasi ini juga menanamkan nilai budaya daerah. Karena boneka ini menampilkan pakaian adat Dompu dan tata cara mengenakannya. “Sehingga anak – anak juga diajarkan soal budi pekerti, bukan hanya ilmu Matematika,” jelasnya.

Supardi mengharapkan, Asrul Riadi penemu media inovasi ini untuk terus mengembangkan temuannya termasuk mengajarkannya kepada guru – guru lain di Dompu sebelum dikembangkan secara luas. Namun temuan ini harus dipatenkan agar tidak dijiplak dan diklaim pihak lain.

“Ini akan kita dorong kepada penemu agar bisa dikembangkan dan dibuatkan hak ciptanya,” kata H. Supardi.

Selain Asrul Riadi, Dompu juga memiliki wakil lain untuk temuan sabun gatal yang dibuat dari susu kuda liar. Namun penemu sabun gatal ini justru tidak hadir pada TTG tanpa sepengetahuan pihaknya. Bila penemu sabun ini hadir, maka akan menambah prestasi perwakilan Dompu.

“Kalau dia hadir, Dompu akan menjadi juara umum,” terangnya.

Asrul Riadi, S.Pd, guru guru SDN 1 Dompu penemu media inovasi One Mbolo dan Siwe Mbolo mengatakan, media inovasi ini memiliki alat peraga berupa kantong putih dan hitam yang terbagi menjadi dua bagian yang dipisahkan oleh tiang netral.

Setiap bagiannya terdiri dari sepuluh kantong putih mewakili kontong berisi koin positif, sepuluh kantong hitam yang mewakili kantong berisi negatif. Dua jenis koin yang terbuat dari kardus yaitu koin yang diberi warna putih mewakili koin positif dan koin yang berisi warna hitam mewakili koin negatif.

Boneka one mbolo dan siwe mbolo merupakan dua boneka berukuran 30 cm, anak laki – laki yang diberi nama one mbolo dan anak perempuan yang diberi nama siwe mbolo. Filosofi dari nama ini, One merupakan panggilan lazimnnya untuk anak laki – laki dan Siwe merupakan panggilan anak perempuan di daerah Dompu. Boneka ini memakai pakaian khas adat daerah Dompu. Sedangkan Mbolo memiliki arti musyawarah atau bulat.

Sementara hasil yang berhasil dicapai dengan media ini di antaranya penanaman konsep perkalian dan pembagian bilangan bulat, bina ketrampilan, mencintai dan mengenal budaya daerah setempat, kemampuan siswa menyimak dan berbicara memperagakan di depan kelas, kemandirian, kedisiplinan. Guru berhasil menyelenggarakan pembelajaran yang mengaktifkan siswa dengan menggunakan alat peraga kantung putih hitam dan boneka One Mbolo dan Siwe Mbolo.

Kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran semakin baik, nilai rata – rata hasil belajar siswa pada setiap materi perkalian dan pembagian bilang bulat mengalami peningkatan, dan ketuntasan belajar siswa secara klasikal dapat dicapai. (ula/*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here