Triwulan II, BI Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi NTB Meningkat

Mataram (suarantb.com) –  Kantor Perwakilan Bank Indonesia  NTB memperkirakan pertumbuhan ekonomi   triwulan II 2017 akan lebih tinggi dibandingkan triwulan I.
Kepala Perwakilan BI NTB, Prijono di Mataram, Senin, 10 April 2017 menjelaskan  pertumbuhan tersebut diperkirakan ditopang oleh sektor industri pengolahan serta  peningkatan kinerja industri pengolahan pada triwulan II 2017.

Selain itu, perbaikan kinerja diperkirakan dialami oleh sektor tambang seiring dengan telah terbitnya izin ekspor konsentrat tembaga dengan kuota tahunan yang dimulai sejak bulan Februari 2017.

Iklan

Dalam triwulan II tersebut, BI juga memperkirakan terjadinya tekanan inflasi. Meningkatnya laju inflasi tersebut disebabkan oleh menurunnya pasokan bahan pangan paska panen raya beras yang diperkirakan terjadi di triwulan I.

Pada triwulan I 2017 sendiri, pertumbuhan ekonomi NTB  melambat. Hal tersebut dikarenakan perkiraan terjadinya perlambatan kinerja ekspor dan investasi. Secara sektoral, sektor pertambangan dan penggalian diperkirakan mengalami penurunan seiring dengan tertundanya izin ekspor konsentrat.

Sedangkan dalam 3 bulan ke depan, konsumen memperkirakan tekanan harga cenderung meningkat. Hal tersebut terindikasi dari Indeks Ekspektasi Harga (IEH) 3 bulan mendatang sejumlah 189, naik sebanyak 16,5 poin dari Desember 2016.

Peningkatan permintaan tersebut dipengaruhi oleh permintaan pada saat Ramadhan dan Idul Fitri pada Juni 2017. Namun, tekanan kenaikan harga pada 6 bulan mendatang diperkirakan menurun sebagaimana terlihat dari penurunan sebesar 3 poin menjadi 172,5 dibanding Desember 2016.

“Diperkirakan dalam 6 bulan mendatang permintaan akan kembali normal pasca kenaikan pada saat Ramadhan dan Idul Fitri,” tandas Prijono. (hvy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here