Triwulan I 2021, Ekonomi NTB Kontraksi 1,13 Persen

Suntono. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Ekonomi Provinsi NTB triwulan I-2021 dibandingkan triwulan I-2020 mengalami kontraksi 1,13 persen (y on y). Hal ini dikemukakan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB, Suntono, dalam keterangan resmi Rabu, 5 Mei 2021.

Menurutnya, dari sisi Produksi, kontraksi terdalam terjadi pada Kategori Transportasi dan Pergudangan sebesar 25,14 persen. Dari sisi pengeluaran, kontraksi terdalam terjadi pada komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah yang mengalami kontraksi sebesar 4,85 persen.

Iklan

Sementara ekonomi Provinsi NTB triwulan I-2021 dibandingkan triwulan IV-2020 mengalami kontraksi 3,30 persen (q to q). Dari sisi produksi, kontraksi terdalam terjadi pada Kategori Industri Pengolahan sebesar 18,23 persen. Dari sisi pengeluaran, kontraksi terdalam terjadi pada Komponen Ekspor Luar Negeri yang mengalami kontraksi sebesar 32,09 persen.

Pertumbuhan ekonomi NTB triwulan I-2021 tanpa tambang bijih logam  secara y on y kontraksi 1,81 persen. dan  secara q to q kontraksi 2,23 persen. Perekonomian Provinsi NTB yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan I-2021 mencapai Rp33,06 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp22,69 triliun. (bul)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional