Transisi Kepemimpinan, Pejabat Pemprov Jangan Takut Mutasi

Mataram (Suara NTB) – Transisi kepemimpinan tingkat Provinsi NTB diharapkan tak membuat para pejabat struktural resah dan takut terhadap isu mutasi yang akan dilakukan gubernur terpilih. Sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), para pejabat baik eselon II, III dan IV diminta tetpa bekerja dengan profesional.

‘’Siapapun pemimpin itu tetap kita akan dukung, loyalitas terhadap pemimpin. Kalaupun ada mutasi, itu biasa. Yang penting kita tetap bekerja,’’ kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Drs. H. Fathurahman, M. Si dikonfirmasi Suara NTB, Senin, 2 Juli 2018 siang.

Iklan

Informasi yang beredar di lingkungan Pemprov NTB, banyak Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mulai resah akan kena mutasi jika gubernur baru dilantik September 2018 mendatang. Sesuai aturan, gubernur terpilih tidak boleh melakukan mutasi sebelum enam bulan menjabat. Namun setelah enam bulan, gubernur baru  dipastikan akan melakukan mutasi jajaran birokrasi Pemprov NTB.

Meskipun ada informasi yang beredar seperti itu, Fathurahman mengatakan pascapelaksanaan Pilkada 2018, roda pemerintahan di Pemprov NTB tetap berjalan seperti biasa. Diharapkan para pimpinan OPD tetap fokus bekerja. ‘’Tetap bekerja. Jangan terpengaruh dengan proses-proses Pilkada,’’ pesannya.

Berdasarkan hasil hitung cepat yang dilakukan lembaga survei dan hitung cepat KPU, pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB nomor urut 3, Dr. H. Zulkieflimansyah – Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi) mengungguli tiga pasangan lainnya. Pasangan Zul – Rohmi memperoleh suara di atas 30 persen. (nas)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional