Tradisi ” Selakaran” Harus Diwariskan

Mataram (suarantb.com) – Dalam rangka menyemarakkan MTQ Nasional ke-26, diselenggarakan acara selakaran dan pembacaan kitab barzanji yang diikuti 10 ribu orang, Kamis, 28 Juli 2016 sore. Menurut Wakil Gubernur (Wagub) NTB, H. Muh. Amin, SH, M.Si, tradisi ini harus diwariskan kepada generasi selanjutnya.

Hal ini disampaikan Amin saat menghadiri acara tersebut. Ia mengatakan tradisi selakaran ini merupakan akulturasi budaya lokal baik itu Lombok, Bima dan Sumbawa dengan budaya Islam. Untuk itulah menurutnya tradisi ini harus dilestarikan. Selakaran dan pembacaan barzanji berhasil memecahkan rekor MURI.

Iklan

Amin juga bersyukur NTB menjadi tuan rumah MTQ Nasional ke-26. NTB telah menunggu selama 43 tahun untuk mendapatkan giliran kembali menjadi tuan rumah setelah 1973. Untuk itulah MTQ tahun ini harus terlaksana dengan sukses.

“Alhamdulillah, menurut sejarah ceritanya bahwa (MTQ Nasional) sukses penyelenggaraannya. Apalagi tahun ini, akan lebih sukses lagi pelaksanaannya,” harapnya.

Sementara itu, Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh  mengatakan warga yang mengikuti acara pembacaan selakaran dan berzanji lebih dari yang ditargetkan, yaitu 10 ribu orang. Ia juga mengungkapkan perasaan bangganya dengan penyelenggaraan mars MTQ yang berjalan sukses dengan 93 ribu pelajar yang berlangsung sebelum selakaran.

“Alhamdulillah tadi kita juga sudah bersama menyanyikan lagu mars MTQ, yang tidak kurang dari 93 ribu siswa dan karyawan dan karyawati kita di Kota Mataram,” ujarnya.

Ia berharap agar pelaksanaan MTQ Nasional ke-26 ini dapat terlaksana dengan aman, tertib dan lancar. Dengan demikian tiga target yang ingin diraih pihaknya yaitu sukses pelaksanaan, sukses pencitraan, dan sukses ekonomi dapat tercapai. (rdi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here