‘’Tracing’’ Kurang, PPKM Lobar Kembali ke Level 2

Hj. Made Ambaryati (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Setelah hanya sekitar kurang dua hari, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Lombok Barat (Lobar) turun hingga level 1, kini status PPKM Lobar kembali naik ke level 2. Naiknya PPKM ini disebabkan, Lobar dari sisi tracing dinilai kurang, sehingga Pemda pun terus meningkatkan kegiatan pemeriksaan dini (testing), pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment) atau 3T.

Kepala Dinas Kesehatan Lobar Hj. Made Ambaryati, mengaku, status PPKM level 1 itu sekitar dua hari. “Karena level PPKM Lobar naik lagi ke dua, dinilai oleh pusat tracing-nya yang kurang,” jelasnya saat ditemui di Giri Menang, Selasa, 14 September 2021.

Iklan

Dikatakan salah satu indikator yang dipakai adalah tingkat 3T. Di dalamnya ada tracing terhadap pasien Covid-19. Tracing satu pasien, jelas dia, dilakukan terhadap 15 orang. Sesuai target WHO, kalau ada penemuan kasus positif satu orang, maka yang di-tracing 15 orang. Lobar sendiri kata dia minimal men-tracing 15 orang, bahkan bisa mencapai 17 orang.

Seperti kemarin ada 5 kasus positif di Lobar, maka yang ditracing sebanyak 15 orang satu orang dikalikan lima orang, sehingga jumlah yang tracing sebanyak 75 orang. Dan Lobar pun paling tinggi rata-rata tracing di NTB. Terkait progres vaksinasi sendiri, sejauh ini sebanyak 123.311 jiwa dengan persentase 23,3 persen sudah divaksinasi, baik vaksin dosis 1 dan 2. “Vaksinasi dosis 1 sebanyak 79.673 orang atau 15,0 persen, dosis 2 sebanyak 43.638 orang atau 8,2 persen. Sehingga total keseluruhan yang terlayani vaksin 123.311 jiwa atau 23,3 persen,”sebut dia.

Sedangkan vaksinasi dosis ke 3 untuk nakes, dari target sasaran 2.231 orang sudah terlayani 1.510 orang atau capainnya sekitar 67.7 persen. Ditarget oleh pusat pada bulan Oktober ini bisa mencapai 50 persen. Karena kata dia, kabupaten/kota di NTB diminta capaiannya 50 persen pada bulan ini. Kecuali Loteng sebesar 70 persen karena di daerah itu akan diadakan MotoGP. Ia mengaku optimis bisa mencapai target vaksinasi 50 persen pada bulan ini. (her)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional