Toilet IGD Puskesmas Gunungsari Tidak Ada

Ilustrasi Toilet (Geograph)

Giri Menang (Suara NTB) – Proyek Puskemas Gunungsari Kecamatan Gunungsari menyisakan masalah. Pasalnya, proyek ini belum selesai dibangun, namun rekanan sudah berhenti bekerja di lokasi. Padahal bangunan berupa toilet di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan penyelesaiannya belum dibangun. Kondisi ini pun menjadi sorotan saat Ketua DPRD Hj. Nurhidayah bersama anggota dewan Dapil III, yakni Saeun, H. Deny Asnawi dan H. Faedullah turun ke lokasi proyek tersebut.

Ketua DPRD Lobar Hj. Nurhidayah mengatakan saat turun ke lokasi proyek didampingi oleh Kepala UPT BLUD Puskesmas Gunungsari. Pihaknya menemukan bangunan proyek puskemas ada yang belum selesai.  “Ada yang belum selesai dibangun,’’  ungkap politisi Gerindra ini, Senin, 24 Februari 2020.

Iklan

Pihaknya belum tahu apakah poyek ini sudah selesai dan diserahkan oleh rekanan ke piha Dinas Kesehatan (Dikes). Karena itu pihaknya akan meminta klarifikasi ke pihak Dikes. Menurutnya pembangunannya dianggap sudah selesai, namun ada serah terima proyek tersebut. “Perlu kami klarifikasi ke Dikes, apakah sudah serah terima atau belum,”jelas dia.

Sementara itu, Kepala UPT BLUD Puskesmas Gunungsari, L. Wirawan membenarkan ada item pekerjaan proyek puskesmas yang belum selesai dibangun. “Memang ada yang belum kelar (selesai) yakni toilet di IGD, dan finishing,” akunya.

Pihaknya sudah melaporkan persoalan ini ke pihak dinas, saat ini pihaknya menunggu tindak lanjutnya. Bagaimana dengan rekanan apakah sanggup menyelesaikan? Pihaknya belum tahu pasti, sebab ia sendiri belum tahu banyak soal proyek ini karena ia sendiri baru menjabat Kepala Puskesmas Gunungsari seminggu lalu. Sejauh ini pihak inspektorat sudah turun melakukan pengecekan proyek puskesmas tersebut.  Berdasarkan penelusuran di website resmi LPSE Kabupaten Lobar, proyek puskesmas ini merupakan pembangunan fisik baru dengan nilai proyek Rp 6.27 miliar. (her)