TNI dan Masyarakat Gotong Royong, Siapkan Pangkal Jembatan Penghubung Antardesa di Bima

Suasana gotong-royong Kodim 1608/Bima, Kompi Senapan A Yonif 742/SWY, dan masyarakat dalam menyiapkan pangkal jembatan terdampak banjir bandang di Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Selasa, 6 April 2021.(Suara NTB/Penrem 162/WB)

Mataram (Suara NTB) – Sejumlah jembatan putus terdampak banjir bandang Kabupaten Bima mulai diperbaiki. Antara lain jembatan penghubung Desa Bolo dengan Rade, jembatan penghubung Desa Woro dengan Mpuri dan jembatan Desa Woro dengan Desa Campa, Kecamatan Madapangga. Kodim 1608/Bima bersama masyarakat gotong-royong menyiapkan pangkal jembatan.

“Alhamdulillah hari ini anggota bersama masyarakat bahu membahu membuat pangkal jembatan yang menghubungkan Desa Rade dengan Desa Campa,” ungkap Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, Selasa, 6 April 2021. Pengerjaan pangkal jembatan itu juga dibantu anggota Kompi Senapan A Yonif 742/SWY.

Iklan

Upaya pemulihan infrastruktur, kata Danrem, harus dilakukan secepat mungkin sebagai langkah konkret untuk memberikan akses kepada warga desa yang terdampak. Perekonomian dan distribusi bantuan tidak boleh terhambat kendala akses.

“Ini bentuk kepedulian dan perhatian dari TNI AD kepada masyarakat, Insyaa Allah Kapal ADRI akan segera datang membawa personel dan perlengkapannya untuk membantu pembangunan jembatan khususnya yang rusak berat atau putus,” paparnya.

Rizal mengatakan, Kepala Staf TNI AD memberi instruksi langsung dalam hal meringankan beban masyarakat terdampak banjir. Potensi dampak bencana terhadap keselamatan jiwa pun harus tetap ditingkatkan kewaspadaannya.

Danrem mengajak dan mengimbau masyarakat NTB untuk tetap waspada dan berhati-hati karena badai siklon tropis Seroja masih mengancam beberapa daerah di Indonesia termasuk NTB. “Jangan bepergian jauh jika tidak terlalu urgen, tetaplah dirumah dan jaga kesehatan agar terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan,” jelasnya.

Sementara dalam kondisi tahap darurat ini, Korem 162/WB membangun dapur lapangan dan fasilitas kesehatan. Antara lain,  dapur lapangan TNI-Polri-BPBD di Kantor Camat Monta, Kabupaten Bima; dapur lapangan Kodam IX/Udayana dan Korem 162/WB di Desa Pela, Simpasai, Sie, Tangga, Monta, dan Sakuru, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima.

“Keberadaan dapur lapangan ini untuk membantu penyiapan makanan siap saji bagi korban banjir,” kata Danrem. Demikian juga dengan kesiapan fasilitas kesehatan, Brigjen TNI Rizal Ramdhani meninjau Puskesmas Monta untuk mengecek kesiapan baik kelengkapan maupun cadangan obat-obatan.

“Apabila ada kendala apapun bentuknya, seperti obat-obatan ataupun mobil ambulance agar segera disampaikan kepada pejabat militer yang ada. Insyaa Allah, pada kesempatan pertama kami akan segera membantu,” tandas Rizal. (why)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional