Tingkatkan Pelayanan Jantung, RSUD NTB Gelar Pelatihan “Cardiac Imaging”

Kegiatan In House Training untuk Cardiac Imaging yang merupakan kolaborasi antara RSUD NTB dengan Rumah Sakit Universitas Indonesia untuk mengembangkan pelayanan jantung dan cardiac imaging. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) NTB menggelar kegiatan In House Training untuk Cardiac Imaging. Pelatihan yang merupakan kolaborasi antara RSUD NTB dengan Rumah Sakit Universitas Indonesia tersebut bertujuan mengembangkan pelayanan jantung dan cardiac imaging.

“Ini untuk memenuhi kebutuhan pelayanan masyarakat NTB yang semakin meningkat dan menyadari pentingnya kesehatan jantung,” ujar Direktur RSUD NTB, dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM. MARS., saat memberi keterangan, Minggu, 20 Desember 2020.

Menurutnya, kolaborasi antara pemeriksaan kesehatan jantung dan radiologi akan memberikan nilai tambah untuk diagnostik kesehatan jantung dan pembuluh darah. Terlebih, RSUD NTB saat ini telah dilengkapi dengan modalitas alat seperti computed tomography scan (CT-Scan) dan magnetic resonance imaging (MRI) terbaru.
“Dengan memaksimalkan modulitas alat yang kita miliki dan meningkatnya kemampuan sumber daya manusia dengan pelatihan ini, tentunya dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat pengguna layanan. Khususnya layanan jantung di RSUD Provinsi NTB,” jelas Fikri.

Dengan pelayanan tersebut, pihaknya berharap pelayanan yang diberikan dapat berkontribusi menekan angka rujukan pasien jantung ke luar daerah. “Ke depan, kita juga ingin agar di NTB ini dapat memiliki rumah sakit kelas A dan mewujudkan layanan medical tourism, salah satunya dengan membenahi pelayanan untuk jantung,” ujarnya.

Pelatihan untuk cardiac imaging sendiri dilaksanakan, 18-19 Desember 2020 di Aula Rinjani RSUD NTB. Hadir sebagai pemateri perwakilan Rumah Sakit Pendidikan Universitas Indonesia, dr. Sony Hilal Wicaksono, Sp.JP (K), FIHA, dr. Heltara Ramandika, Sp.Rad., dan radiographer Ungguh Prawoto.

Kepala Instalasi Radiologi RSUD NTB, dr. Dewi Anjarwati, M.Kes., Sp. Rad, menerangkan materi dalam pelatihan tersebut sangat penting untuk mendukung perkembangan pelayanan jantung dan vaskuler. Terlebih unit Radiologi RSUD NTB telah memiliki alat CT-Scan 128 slice dan alat MRI.
“Ini vaskuler yang betul-betul vital. Dengan dukungan modalitas yang dimiliki, juga dengan kolaborasi SDM Radiologi, Kardiologi, dan Radiografer yang mumpuni maka pemeriksaan coronary computer tomography angiography (CCTA) maupun cardiac MRI bisa menjadi unggulan yang akan kita miliki di RSUD NTB,” jelasnya.

Pihaknya berharap peningkatan tersebut dapat membantu proses RSUD NTB menjadi rumah sakit tipe A yang telah menjadi cita-cita bersama civitas rumah sakit maupun pemerintah daerah. “Untuk menuju rumah sakit tipe A ini adalah salah satu layanan yang sangat vital. Kerja sama dan kolaborasi antara Radiologi dan Kardiologi harus punya kontinuitas yang terjamin, sehingga layanan ini bisa memberi nilai tambah untuk rumah sakit kita dan membawa manfaat bagi masyarakat NTB di bidang kesehatan,” tandas Dewi. (bay)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here