Tingkatkan Kualitas Layanan, Dukcapil Harap Rekonstruksi Kantor Dipercepat

Tresnahadi (Suara NTB/dok)

Tanjung (Suara NTB) – Pascagempa 2018 lalu, sebagian besar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Lombok Utara (KLU) masih berkantor di bangunan sementara. Namun hal itu tidak menyurutkan semangat OPD untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Salah satu OPD yang terus meningkatkan sistem pelayanan adalah Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) KLU. Meski hampir semua staf melayani di bangunan sementara, Dukcapil tetap melayani penerbitan dan perekaman administrasi kependudukan (adminduk). Tidak cukup di kantor, staf pun sampai harus diutus ke rumah-rumah warga guna memberi kepuasan pelayanan.

Iklan

“Kondisi kantor setelah gempa ya seperti ini. Bicara kenyamanan, jelas tidak nyaman baik dirasakan staf atau pun masyarakat. Tapi kami tetap memberi pelayanan terbaik untuk warga,” ucap Plt. Kadis Dukcapil, Tresnahadi, S.Pt., usai menghadiri agenda sidang keliling Pengadilan Negeri Mataram di kantornya, Jumat, 7 Mei 2021.

Tidak hanya dirinya, hampir semua ASN pelayan publik berharap yang sama. Bahkan juga pemangku kebijakan yakni kepala dan wakil kepala daerah. Rehabilitasi dan rekonstruksi kantor OPD diharapkan bisa berjalan cepat.

“Informasi yang kami peroleh, mudah-mudahan tahun depan mendapat prioritas bangunan kantor. Dan, alhamdulillah Pak Bupati juga punya komitmen untuk mempercepat, infonya Pemda siap meminjam,” sambungnya.

Untuk diketahui, bangunan tempat berkantor Kepala Dinas, Sekretaris Dinas, Satu Kepala Bidang dan Ruang Percetakan di Dukcapil adalah bangunan sementara. Bangunan ini dibangun di bekas pondasi bangunan arsip yang ambruk akibat gempa.

Tersisa satu bangunan lama yang notabene masih berdiri. Bangunan ini awalnya akan didesain dua lantai. Hanya saja, pekerjaan itu ditunda karena dilanda gempa saat proses pengerjaan. “Pekerjaan saat itu diputus dan dananya dialihkan untuk membangun kantor sementara kepala dinas,” tambahnya.

Kendati lokasi kantor tidak permanen, Dukcapil menyadari pelayanan tetap yang utama. Lagi pula, tidak hanya Dukcapil melainkan banyak OPD lain yang masih menempati kantor darurat pascagempa 2108 lalu. “Kalau di kami, yang paling penting itu pelayanan. Kedua, tentunya untuk mengamankan arsip data, ya ruang penyimpanan. Untuk saat ini, tempat penyimpanan masih darurat,” imbuh Tresnahadi. (ari)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional