Timpora Strategis untuk Pencegahan Peredaran Narkoba

Kepala Kanwil Kemenkumham NTB memberi arahan saat membuka pengukuhan Timpora tingkat kecamatan se-Kota Mataram, Selasa, 26 Februari 2019. (Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Tim pengawasan orang asing (Timpora) dibentuk sampai tingkat kecamatan. Fungsinya, agar pengawasan warga negara asing dapat dipantau bersama. Tim tersebut juga diproyeksikan untuk mendulang informasi peredaran narkoba.

Kepala Kanwil Kemenkumham NTB Andi Dahrif Rafied menjelaskan Timpora sebagai bagian dari upaya menjalin sinergi pengawasan orang asing yang melibatkan instansi dan lembaga kemasyarakatan.

Iklan

“Nanti di sana untuk saling tukar informasi, dari pihak kecamatan sampai ke kami mengenai indikasi pelanggaran keimigrasian oleh warga negara asing,” ucapnya Selasa (26/2).

Kanwil Kemenkumham NTB menandatangi perjanjian kerjasama dengan BNN Provinsi NTB dan BNN Kota Mataram sekaligus mengukuhkan Timpora enam kecamatan se-Kota Mataram.

“Ini langkah awal untuk bisa bersinergi dalam hal pengawasan orang asing. Penanganan orang asing yang masuk kita perkuat dari segi jumlah dan kualitas petugas,” terangnya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram Kurniadie menambahkan, Timpora di kecamatan serupa ujung tombak penghimpunan informasi keberadaan orang asing yang belum diketahui izin tinggalnya.

“Misalnya ada orang asing sudah lama tinggal di kos tapi tidak melapor. Ini indikasi ada pelanggaran. Kalau selanjutnya mengganggu ketertiban umum, koordinasikan dengan penegak hukum,” jelasnya.

“Orang asing melakukan tindak pidana itu bukan kewenangan kami, maka jika ditemukan kita laporkan. Di situ lah letak sinerginya,” imbuh Kurniadie.

Kabid Pemberantasan BNN Provinsi NTB AKBP Deni Priadi mengungkapkan, Timpora yang didalamnya juga bersinergi dengan program pencegahan dan pemberantasan peredaran narkoba.

“NTB indikasi bukan hanya transit tapi jadi sasaran. Terbentuknya timpora ini pengawasan orang asing ini bisa maksimal, misalnya dalam hal tukar menukar informasi. Karena tidak menutup kemungkinan mereka yang masuk ini terkait narkoba,” jelasnya.

Kepala BNNK Mataram H. Nur Rachmat menguraikan, kerjasama dengan Timpora ini sebagai bentuk pelaksanaan Inpres 6/2018 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN).

“Ruang lingkupnya sosialisasi, kita juga akan tes urine ASN, kemudian tukar menukar informasi. Pembentukan tim ini juga bermanfaat sebagai satgas relawan antinarkoba,” terangnya. (why)