Tim UNSA Dampingi Kelompok Budikdamber di Labuan Sumbawa

Tim UNSA bersama kelompok Budikdamber memperlihatkan hasil produk olahannya.(Suara NTB/ist)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan (HMPS MSP) Universitas Samawa (UNSA) yang juga mendapatkan pendanaan Program Holistik Pembinaan dan Pengembangan Desa (PHP2D) melakukan pendampingan pada kelompok masyarakat Budidaya Ikan dalam Ember (Budikdamber) di desa Labuan Sumbawa.

Menurut dosen pembimbing, Dwi Mardhia M.Sc, Jumat, 24 September 2021, Budikdamber ini cocok dilakukan di masa pandemi Covid-19 karena merupakan solusi sumber pangan sehat dan ramah lingkungan. Kelebihan dari program ini, tidak memerlukan lahan yang luas, tidak sulit menemukan alat dan bahan yang dibutuhkan serta mudah untuk dilakukan.

Iklan

Pelaksanaan kegiatan PHP2D tim HMPS MSP dimulai dengan kegiatan pelatihan budikdamber yang melibatkan 30 peserta yang terdiri dari unsur masyarakat dan Ibu PKK yang dilaksanakan pada Agustus lalu di desa Labuhan Sumbawa. Pada kegiatan ini tim PHP2D HMPS MSP mengedukasi peserta tentang Budikdamber dan sekaligus memberikan bantuan paket lengkap Budikdamber. Diantaranya ember dan bibit lele. Setelah pelatihan, dilakukan pendampingan budidaya, penyortiran dan pemanenan.

Hasil budikdamber mitra menunjukkan bahwa survival rate mencapai 90,36 %. Angka ini menunjukkan budidaya yang dilakukan berhasil dan melebihi target tim PHP2D HMPS MSP. Lele yang dipanen kemudian dijadikan bahan baku untuk pelatihan produk olahan budikdamber pada awal September. “Mitra juga diajarkan cara pengemasan dan promosi produk. Dari hasil kegiatan pelatihan dihasilkan dua produk dengan merk “Clarias Crunchy”dan “Clarias Stick”, terang Dwi.

Kades Labuan Sumbawa, Kamiruddin, S.Ap mengapresiasi PHP2D UNSA dalam memberikan ilmu dan bantuan teknologi budidaya yang bisa dilakukan dalam skala rumah tangga. Apalagi telah membantu desa menghasilkan produk olahan yang sangat potensial menjadi produk unggulan desa.

Tim HMPS MSP yang diketuai Sukma Dewi bersama anggotanya, Fitri Asriyanti Maresela, Eka Putri Septiani, Ela Juwita, Sahril Sanjaya, Djodi Arya Pratama, Novan Rizal Arista, Pidia Epi Kendari dan Frederich Bensianus Lawarman juga berharap kegiatan budikdamber bermanfaat dan bisa berlanjut. Serta desa Labuan Sumbawa bisa menjadi contoh bagi desa lainnya. (arn)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional