Tim Sinergi Perpustakaan NTB Raih Penghargaan Terbaik Nasional

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB H. Manggukang (dua dari kanan) menerima penghargaan setelah Tim Sinergi Perpustakaan NTB ditetapkan sebagai salah satu peraih penghargaan terbaik nasional. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Tim Sinergi pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB mendapat apresiasi dari Perpustakaan Nasional. Tim Sinergi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB meraih penghargaan Tim Sinergi Terbaik Nasional bersama lima tim sinergi dari provinsi di Indonesia pada acara pertemuan Peer Learning Meeting Nasional yang digelar secara virtual, Kamis, 3 Desember 2020.

‘’Lima provinsi yang meraih penghargaan ini adalah Tim Sinergi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, Jawa Tengah NTB dan Provinsi Bangka Belitung,’’ ujar Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB Dr. H. Manggaukang, M.M., pada Suara NTB, Jumat, 4 Desember 2020.

Selain Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB, ujarnya, 3 Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten di NTB juga meraih penghargaan, yakni Lombok Timur, Lombok Tengah dan Kabupaten Sumbawa Barat. Mereka meraih penghargaan terbaik pada implementasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial. Pemberian penghargaan juga diberikan kepada Perpustakaan Insan Cita Desa Sapuru  Kabupaten Bima sebagai perpustakaan desa / kelurahan terbaik nasional.

Selama ini, ujarnya, Pemprov NTB melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan fokus mengembangkan perpustakaan berbasis inklusi sosial. Apalagi, ujarnya, transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial merupakan salah satu program prioritas nasional dan merupakan salah satu program unggulan perpustakaan nasional.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat perpustakaan umum  dalam meningkatkan kualitas  sumber  sumber daya manusia Indonesia melalui literasi yang meningkatkan kreativitas  masyarakat dan mengurangi kemiskinan akses informasi. Guna mendukung keberhasilan kegiatan tersebut, tambahnya, Perpustakaan Nasional mengadakan pertemuan Peer Learning Meeting Nasional  untuk berbagi pengetahuan penerima manfaat Transformasi Perpustakaan Berbasis inklusi Sosial.

Pelaksanaan Peer learning meeting tersebut  diikuti oleh seluruh Perpustakaan Umum, baik provinsi maupun kabupaten sampai ke perpustakaan desa penerima manfaat program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial dan diadakan di 4 wilayah, karena sekarang masih pandemi Covid-19. Untuk Regional 1 dipusatkan di Medan, Sumatera Utara,  Regional 2 di Surabaya, Jawa Timur Regional 3 di Bali dan regional 4 di Sulawesi Selatan.  ‘’Peserta dari Provinsi NTB, NTT, Bali, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan termasuk dalam regional 3 yang pelaksanaannya dipusatkan di Hotel Eden, Badung Bali,’’ terangnya.

Meski demikian, ujarnya, beberapa prestasi yang dicapai tidak luput dari kerja keras seluruh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan di NTB, sehingga mampu meraih penghargaan. Selain itu, untuk mempertahankan apa yang sudah diraih, pembinaan dan mentoring ke kabupaten/kota serta ke perpustakaan desa rutin dilakukan agar pelaksanaan program Transformasi Perpustakaan dapat terlaksana dengan maksimal. ‘’Dan lewat beberapa penghargaan yang diterima merupakan wujud dari kerja maksimal selama ini,’’ ujarnya. (ham)