Tim Saber Dalami Keterangan Saksi Dugaan Pungli SMK 1 Labuapi

Mataram (Suara NTB) – Dugaan pungli di SMKN 1 Labuapi masih dalam proses pendalaman. Kasus yang terungkap awal Maret lalu itu ditangani kelompok kerja penindakan Tim Saber Pungli Provinsi NTB.

“Masih kita cari keterangan,” kata Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda NTB, AKBP I Komang Sudana ditemui di ruang kerjanya, Senin, 10 April 2017.

Iklan

Ia tidak memberi komentar lebih lanjut. Meski demikian, pihaknya melakukan pendalaman soal aturan pungutan siswa lingkup sekolah menengah atas.

“Kita dalami aturan-aturannya dulu. Ini masih tahap awal,” sebutnya.

Catatan Suara NTB, Tim Saber Pungli Provinsi NTB melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) dugaan pungutan liar (Pungli), Kamis, 9 Maret 2017 lalu. Sejumlah dokumen disita, kepala sekolah dan guru diperiksa.

Dokumen-dokumen ituantara lain, notulen rapat komite, undangan rapat, serta bukti pembayaran dari wali murid yang terkait tiga item kegiatan pungutan, seperti dana Pendidikan Sistem Ganda (PSG), dana Ujian Kompetensi Kesiswaan (UKK) dan dana komite.

Rincian pungutan itu diantaranya untuk uang PSG kelas XI Rp 600.000 per siswa, pungutan UKK kelas XII Rp 700.000 per siswa untuk kelas XII, dan pungutan dana komite sebesar Rp 100.000 untuk kelas X dan kelas XI, serta Rp 75.000 untuk kelas XII.

Sejumlah pungutan itu disepakati dalam rapat komite September 2016.Adapun jumlah murid yang dipungut UKK sebanyak 80 siswa dan PSG 111 siswa. Uang PSG kelas XI 600.000 per siswa dan uang UKK Rp 700.000 per siswa kelas XII sebagian sudah dikembalikan. (why)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here