Tim Puma Polresta Mataram Tangkap Maling Sasar Ponsel Anak

Tersangka pencurian target anak-anak, Ali (berdiri membelakangi) diamankan Tim Puma Polresta Mataram.(Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Maling pencundang menyasar anak-anak menjadi korbannya. Terutama yang keasyikan memainkan gawai. Tersangka Ali alias Jek (34) memakai modus itu untuk merampok ponsel di Dasan Tereng, Narmada, Lombok Barat. Ali yang ditangkap Tim Puma Polresta Mataram ini kini sudah diinapkan di sel tahanan.

Ali beraksi bersama Wahyu bermodal sepeda motor. “Yang bersangkutan (Ali) perannya sebagai yang merampas HP korban,” ungkap Kasatreskrim Polresta Mataram AKP Kadek Adi Budi Astawa, Senin, 7 September 2020. Dua tersangka ini memang sengaja menuju RS Awet Muda Narmada untuk mencari mangsa. Sebabnya, Ali sebelumnya sudah memantau kerumanan anak-anak yang sering bermain ponsel di gazebo.

Iklan

Sesuai rencana, Ali mendatangi korban. “Dia berpura-pura menanyakan alamat,” kata Kadek Adi. Sementara Wahyu menunggu di atas tunggangannya Yamaha Mio J DR 4971 CB. Tersangka Ali tidak mendapatkan jawaban memuaskan dari korban. Kemudian menggunakan jurus lain. Berupaya meminjam ponsel Oppo AK1 korban dengan dalih mencari petunjuk jalan di peta. Tapi korbannya menolak dengan alasan baterai habis. “Pada saat itulah HP korban direbut paksa,” ucap Kadek Adi.

Ali lalu membonceng Wahyu yang dengan cepat tancap gas kabur dari kejaran korban. Para pelaku ini selamat pulang ke rumah. Ali lalu memakai ponsel itu untuk keperluannya sendiri. Sementara Wahyu ditangkap lebih dulu. “Pelaku mengaku diajak W dan Z. Dua orang ini sudah ditangkap  duluan Tim Puma terkait kasus Curanmor di Lingsar,” terang Kadek Adi.

Dia mengimbau agar para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan gawai pada anak-anak. Gawai merupakan salah satu sasaran pencurian karena mudah diambil dan dihilangkan barang buktinya. Tersangka Ali disangka melanggar pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukumannya paling lama sembilan tahun. (why)