Tim Puma Polresta Mataram Gerebek Judi Online Beromzet Miliaran

Kasatreskrim Polresta Mataram Kadek Adi Budi Astawa (kedua dari kiri) menunjukkan barang bukti buku tabungan dan catatan rekapitulasi togel online beromzet miliaran, Kamis, 10 September 2020.(Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Tim Puma Polresta Mataram menggerebek bandar judi online MA alias AP (38). Pria ini meraup duit sampai miliaran selama setahun belakangan ini. aktivitasnya itu hanya dikerjakan dari rumah. “Omzetnya miliaran,” ungkap Kasatreskrim Polresta Mataram AKP Kadek Adi Budi Astawa, Kamis, 10 September 2020. “Modusnya judi nomor togel online.”

Tersangka MA digerebek Senin lalu saat sedang merekapitulasi pesanan togel yang masuk. Barang bukti yang ikut disita antara lain kertas catatan pembelian, buku tabungan, ponsel, dan uang tunai Rp567 ribu. Kadek Adi menerangkan, MA berkiblat pada bandar di tiga negara. Sidney, Australia untuk pemesanan siang hari antara pukul 13.00-14.00. Bandar Singapura untuk pemesanan sore, pukul 16.00-17.00. Dan bandar Hongkong untuk pemesanan malam hari, pukul 21.00-22.00.

Iklan

“Dia melayani hanya lewat SMS. Pesanan ditulis beserta nomor dan nominal pembelian. Setiap waktu dia main di bandar yang berbeda-beda,” terangnya. MA tidak bisa mengelak lagi. Lantas mengakui bahwa praktik judi online yang digerakkanya sudah berjalan selama setahun belakangan ini. caranya dengan berjualan eceran.

“Yang kita temukan dia punya empat orang yang mengecerkan judi togel. Dalam sehari keuntungannya bisa sampai Rp5 juta sampai Rp60 juta,” kata Kadek Adi. Tersangka MA sudah mulai menghuni ruang tahanan Polresta Mataram. MA ditahan dengan sangkaan pasal 303 ayat 1 KUHP tentang perjudian yang ancaman pidananya paling lama 10 tahun penjara. (why)