Tiga Sekawan Spesialis Bobol Kos Ditangkap

Proses penangkapan salah satu dari tiga sekawan spesialis bobol kos-kosan, Selasa, 5 Mei 2020 dini hari di Taman Kapitan, Ampenan, Mataram.(Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Tiga sekawan spesialis bobol kos-kosan ditangkap Polsek Ampenan. Mereka sekurangnya sudah membobol enam kamar kos mahasiswa di komplek berbeda. Aksi mereka ketahuan gara-gara sandal jepit.

Kapolsek Ampenan AKP Nasrullah mengatakan, kasus itu terungkap diawali dengan penangkapan Dwi (20). Warga Taman Kapitan, Taman Sari, Ampenan, Mataram pada Selasa, 5 Mei 2020 dini hari.

Iklan

Dwi kemudian mengaku tidak beraksi sendiri. Dua kawannya, Azhari ditangkap di Dasan Agung, Selaparang, Mataram. Serta, Salahudin di Sesela, Gunungsari, Lombok Barat.

“Catatan kami mereka mencuri di Taman Seruni empat kamar. Di Taman Kapitan dua kamar. Jadinya enam kamar,” ungkapnya, Selasa, 5 Mei 2020 kemarin.

Dwi yang mengotaki pencurian cukup lihai. Sebab, dia juga warga setempat yang lebih tahu seluk beluk jalan dan rumah di kampung. Jika dibandingkan dengan mahasiswa para korbannya.

Dwi tercium jejaknya dari kasus di Jalan Cendana II Taman Seruni. Pelaku ini memang bisa menggondol satu unit komputer dari salah satu kamar dengan membuka kaca nako.

Seisi kos lalu heboh dengan adanya peristiwa pencurian itu. Tetapi, penghuni kos curiga dengan sandal tak bertuan yang tertinggal. “Dari sandal jepit warna itu kita kembangkan ke saksi-saksi. Bahwa sandal itu milik pelaku ini,” ucap Nasrul.

Bersama Azhar dan Udin, Dwi membobol empat kamar di Taman Seruni. Barang yang diambil antara lain sepasang pengeras suara, dua tabung gas, alat penanak nasi, dan satu set komputer.

Sementara yang dari TKP Taman Kapitan, barang bukti yang disita televisi, kipas angin, sandal jepit, dan obeng. “Pelaku semuanya sudah kita amankan,” tutup Nasrul. (why)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional