Tiga Pelanggaran Tata Ruang di Mataram Terpantau Satelit

Mataram (suarantb.com) – Tiga pelanggaran tata ruang di Kota Mataram terpantau satelit. Tim dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) turun ke Mataram mengawasi pelanggaran tersebut. Kepala Dinas Tata Kota dan Pengawasan Bangunan (Takowasbang) Kota Mataram, H. Lalu Junaidi menyebutkan tiga pelanggaran tersebut yaitu deretan kios di Jalan Cilinaya yang berdiri di atas saluran dan dua rencana pembangunan perumahan di atas lahan yang merupakan kawasan ruang terbuka hijau (RTH) di sekitar Sayang-Sayang, Cakranegara.

Disampaikan Junaidi dua rencana pengembangan perumahan tersebut belum termasuk pelanggaran, tapi berpotensi melanggaran karena pemilik lahan telah membeli tanah tersebut dan penyebaran brosur mengenai rencana pembangunan perumahan. Pemkot Mataram ditegaskan mantan Inspektur Inspektorat Kota Mataram ini tak akan mengeluarkan izin pembangunan dua perumahan tersebut.

Iklan

Ketiga titik tersebut telah diberikan sanksi administrasi berupa pemasangan plang oleh tim dari Kementerian ATR/BPN bersama tim dari Dinas Takowasbang Kota Mataram. Untuk bangunan di Jalan Cilinaya, Pemkot Mataram berencana merelokasi para pedagang ke lahan milik Krama Pura Dalem yang tak jauh dari lokasi tersebut.

“Kita akan coba bicarakan dengan pihak Pura Dalem, karena mereka yang punya lahan itu. Itu akan kita relokasi,” tambahnya. Pihaknya juga telah mengumpulkan para pedagang dan memberitahu bahwa keberadaan kios mereka melanggar aturan. (rdi)