Tiga Pasien Positif Pulang Tanpa Pemberitahuan

Maman. (Suara NTB/ula)

Dompu (Suara NTB) – Ketidak harusan pasien positif Covid-19 untuk menjalani Swab ulang selama masa isolasi membuat 4 orang pasien positif Covid-19 di Dompu memilih langsung pulang setelah menjalani isolasi selama 10 hari. Bahkan 3 dari 4 pasien positif Covid-19 yang pulang tersebut, memilih pulang pada Senin, 10 Agustus 2020 sekitar pukul 01.00 wita.

Kendati sudah diingatkan waktu pulangnya, namun pilihan 3 orang pasien positif Covid-19 ini pulang pada waktu dini hari disayangkan pihak Kesehatan. “Dia memang sudah dikasi tahu pulang hari ini karena sudah jalani isolasi 10 hari (oleh dokter yang menanganinya). Tapi mestinya pulang pagi ini, ndak langsung pulang pada dini hari itu,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu, Maman, SKM, MM.Kes, Senin, 10 Agustus 2020.

Iklan

Ketentuan terbaru penanganan pasien Covid-19, kata Maman, tanpa harus diswab kembali setelah dinyatakan positif untuk bisa dipulangkan. Tapi mereka harus menjalani isolasi dan dirawat selama 10 hari, tidak menunjukan gejala mengarah Covid-19 dan itu ditentukan oleh dokter spesialis yang menanganinya. “Empat orang yang sudah pulang itu, mereka sudah ditangani dan jalani isolasi selama 10 hari,” terangnya.

Kendati ketentuannya tidak harus swab, tapi 11 orang pasien positif Covid-19 yang dirawat di Wisma Terpijar Dompu ini diambil sample Sawabnya pada Sabtu, 8 Agustus 2020. Hasilnya diperkirakan keluar pada Selasa, 11 Agustus 2020. Ketika hasilnya ada yang kembali positif dan diantaranya ada yang sudah pulang, tim bisa langsung menjemputnya. “Kita swab hanya untuk jaga-jaga saja, supaya saling melindungi,” jelas Maman.

Keempat orang yang sudah pulang tersebut, 1 diantaranya warga Manggelewa dan 3 orang lainnya merupakan warga Huu. Tapi ke-11 orang pasien positif Covid-19 yang dirawat di wisma Terpijar Dompu merupakan karyawan yang bekerja di PT STM. Mereka dinyatakan positif setelah dilakukan swab oleh pihak perusahaan untuk memastikan karyawannya bebas Covid-19 sebelum kembali aktif bekerja. “Yang masih dirawat dan diisolasi di wisma Terpijar tinggal 7 orang,” katanya. (ula)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here