Tiga Kelompok Rentan Terpapar Covid-19

H. L. Gita Ariadi (Suara NTB/dok)

Terdeteksi ada tiga kelompok rentan kondisinya jika terpapar Covid-19. Tiga kelompok itu adalah, anak-anak, para lansia dan orang dengan penyakit komorbid.

‘’Oleh karenanya, untuk menurunkan angka kematian, diimbau kepada masyarakat yang masuk dalam kategori tiga kelompok rentan ini diharapkan untuk benar-benar menerapkan protokol kesehatan, yakni dengan tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, menjaga jarak, rajin mencuci tangan serta senantiasa membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat,’’ pesan Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas NTB, Drs.H.L.Gita Ariadi, M.Si, Senin, 28 September 2020.

Iklan

Khusus untuk para orang tuakatanya,  agar memberikan perhatian lebih terhadap kesehatan bayi dan balitanya serta tidak membawa mereka keluar rumah tanpa pengawasan dan berkumpul di tempat. Selain itu, kepada seluruh masyarakat ditegaskan  untuk mematuhi Peraturan Daerah No 7 Tahun 2020 Tentang Penanggulangan Penyakit Menular.

‘’Setiap masyarakat wajib melaksanakan 3 M yakni memakai masker ketika beraktivitas di luar rumah, menjaga jarak serta rajin mencuci tangan. Demikian juga dengan pengelola tempat-tempat publik dan pusat-pusat kegiatan ekonomi kemasyarakatan juga wajib menyediakan fasilitas 3 M tersebut,’’ katanya.

Disebutkan bahwa hingga Senin kemarin, diperiksa di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR Prodia, dan Laboratorium TCM RSUD H.L. Manambai Abdulkadir sebanyak 80 sampel dengan hasil 70 sampel negatif, 3 (tiga) sampel positif ulangan, dan 7 (tujuh) sampel kasus baru positif Covid-19.

Kemudian terdapat penambahan 39 orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19. Kemudian jumlah Kasus Suspek sebanyak 11.589 orang dengan perincian 330 orang (3%) masih dalam isolasi, 83 orang (1%) masih berstatus probable, 11.176 orang (96%) sudah discarded.

Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 24.688 orang, terdiri dari 2.075 orang (8%) masih dalam karantina dan 22.613 orang (92%) selesai karantina.

Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 77.016 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.001 orang (1%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 76.015 orang (99%).

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif. Diharapkan juga kepada petugas kesehatan di kabupaten/kota melakukan identifikasi epicentrum penularan setempat Covid-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19. (r)