Tiga Kasus Baru Diusut Kejaksaan

Mataram (Suara NTB) – Tiga kasus sedang diusut Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB pada triwulan pertama 2018. Kasus-kasus ini, masih tahap penyelidikan dan masih pengumpulan data (puldata) dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket).

Kasus terbaru adalah, proyek Dermaga Apung Kuta dan Selong Belanak, Lombok Tengah. Selain pekerjaan molor, dua proyek miliaran rupiah itu rusak setelah tuntas dikerjakan Desember 2017 lalu.

Iklan

Kasus lainnya, terkait dugaan penyimpangan penggunaan dana operasional pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi NTB. Kasus lainnya, pencairan kredit diduga bermasalah di Bank NTB Cabang Dompu Rp 10 miliar.

Kajati NTB Dr. Mohamad Dofir menjelaskan, secara teknis penanganan dan pengembangan kasus dugaan tindak pidana korupsi ada di Pidsus. “Itu masih di (tangani) Pidsus,” jawabnya usai pelantikan Kajari Lombok Tengah dan Kajari Mataram, Kamis, 24 Mei 2018.

Kasus-kasus itu katanya, masih dalam proses penyelidikan. Saatnya nanti, jika ada perkembangan akan disampaikan ke publik.  ‘’Tetap berjalan. Semua kasus tetap ditangani,” ujarnya.

Terpisah Juru Bicara Kejati NTB Dedi Irawan, SH.,MH menegaskan, kasus baru yang sedang dalam penyelidikan tidak akan dipublikasikan. Dengan pertimbangan Instruksi Presiden (Inpres) nomor 1 tahun 2016. Salah satu poinnya, kasus kasus yang ditangani Aparat Penegak Hukum (APH) hanya bisa dibuka ke publik ketika tahap penyidikan dan penuntutan. (ars)