Tiga Hektar Lahan di Puncak Jeringo Terbakar

Kebakaran lahan yang terjadi di Dusun Kuang Renga Trans Desa Puncak Jeringo, Kecamatan Suela. (Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Memasuki musim kemarau, kebakaran lahan kembali terjadi. Kali ini kejadian tersebut di Dusun Kuang Renga Trans Desa Puncak Jeringo, Kecamatan Suela. Tercatat sebanyak tiga hektar luas lahan di lokasi tersebut ludes terbakar.

Dikonfirmasi Suara NTB, Jumat, 31 Juli 2020, Kepala Bidang Kedaruratan dan Urusan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lotim, Lalu Rusnan, membenarkan insiden kebakaran lahan pada Rabu 29 Juli 2020 lalu di Dusun Kuang Renga Trans Desa Puncak Jeringo. Pemilik lahan atas nama Yayasan NW Pancor dengan luas 3 hektar.

Iklan

Pemadaman lokasi dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam dan 10 anggota pada pos pemadam kebakaran Pringgabaya (C) dan Sukamulia (induk) pada kantor BPBD Lotim. “Kejadian pada pukul sekitar 19:30 wita. Laporan masuk pukul 20 :00 wita dan api dapat dipadamkan 21:45 wita,” terangnya.

Dari peristiwa kebakaran lahan ini, kata Lalu Rusnan, dapat dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Sementara untuk kerusakan pada lahan yang terbakar belum diketahui persis. Namun dari insiden ini, BPBD Lotim mencatat potensi terjadinya kebakaran di wilayah Kabupaten Lotim.

Maka aktivasi pos pemadam kebakaran di Kecamatan Pringgabaya, Terara, Sembalun, dan Sambelia menjadi prioritas untuk mengejar SOP 15 menit sampai lokasi terjadinya kebakaran serta memudahkan koordinasi dan penanganan bencana lainnya. (yon)

  Penghuni Bawah Jembatan akan Diberi Bantuan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here